Pontianak (ANTARA Kalbar) - Sekitar dua ratus anak dari kelompok bermain, taman kanak-kanak A dan B Perguruan Al Azhar 21 Kota Pontianak, Jumat, mengikuti acara mencuci kaki ibu untuk memperingati Hari Ibu pada 22 Desember.

Anak-anak bersama para ibunya berkumpul sejak pagi di halaman dalam kompleks Taman Kanak-kanak Al Azhar Jl. Ahmad Yani, Pontianak.

Para ibu, duduk di kursi sementara anak-anak berjongkok di depan ibu mereka, sambil menyiramkan air yang diambil dari dalam baskom, menggunakan gelas kecil ke kaki kanan dan kiri para ibu.

Acara yang hampir selalu diadakan setiap tahun di perguruan Islam tersebut dengan maksud memupuk rasa kasih sayang antara anak dan ibunya.

Menurut salah seorang koordinator acara tersebut, Bunda Diah, tradisi itu sudah berlangsung tiap tahun. "Kami mencoba menanamkan sejak dini agar anak-anak berbakti pada orang tuanya," katanya.

Ia mengatakan anak-anak harus tahu bahwa orang tua telah berjasa melahirkan, membesarkan dan mendidik mereka.

Acara itu sendiri "mengundang" haru para ibu. Banyak di antara mereka menitikkan air mata. Apalagi sebelum anak-anak membasuh kaki ibunya, mereka diperdengarkan cerita, syair dan diajak merenung mengenai jasa para ibu.

Seorang anak TK A yang berusia 4,3 tahun, Shima Anna sempat bertanya kepada ibunya, "Ibu kenapa ibu menangis saat Shima mencuci kaki ibu?"

Acara mencuci kaki ibu tersebut berlangsung sekitar satu jam. Kemudian anak-anak mengadakan pentas bersama menyanyikan lagu bertema "Ibu" dan berdoa untuk ibu mereka dipandu para guru kelompok bermain dan taman kanak-kanak.

Anak-anak itu juga memberikan tanda kasih berupa bros, kalung dan bunga untuk ibu mereka masing-masing.

Sejumlah pihak di Kota Pontianak pada pekan ini banyak memperingati Hari Ibu.

Salah satunya, sarasehan yang diadakan kerja sama Jurnalis Perempuan Khatulistiwa, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) dan "International NGO Forum on Indonesia Development (Infid) pada Sabtu (22/12).

Sarasehan itu membahas persoalan yang berkaitan dengan Pencapaian MDGs atau tujuan pembangunan milenium pada 2015.

(N005)

Editor: Zaenal Abidin
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar