Jumat, 22 September 2017

Pemkab Landak Libatkan Wanita Dalam Penanggulangan Kemiskinan

id karolin, penanggulangan kemiskinan, TP PKK
Pemkab Landak Libatkan Wanita Dalam Penanggulangan Kemiskinan
Bupati Kabupaten Landak, Karolin Margaret Natasa (Rendra)
Landak (Antara Kalbar) - Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan salah satu upaya pemerintah bersama masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan adalah meningkatkan peranan wanita dalam pembangunan.

Salah satunya melalui program terpadu peningkatan peran wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera.

"Dalam hal ini, P2WKSS merupakan program pengembangan sumber daya manusia, khususnya wanita dan sumber daya alam serta lingkungan untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat, sejahtera dan bahagia," kata Karolin saat membuka secara resmi kegiatan Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Kabupaten Landak di Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Rabu.

Hal itu dilakukan melalui integrasi, peranan, kepentingan dan aspirasi wanita serta dengan melakukan pendekatan lintas sektoral dari seluruh dinas/instansi pemerintah dalam rangka pembangunan di tingkat desa.

Agenda tahunan Pemkab Landak itu dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Landak Ny Maria Lestari Heriadi, Ketua Panitia sekaligus Kepala DSPMPD Andy Ali, Pimpinan OPD Kabupaten Landak, camat Se- Kabupaten Landak, Forkopimcam Ngabang, Ibu-Ibu TP PKK Kecamatan Ngabang serta tokoh masyarakat Desa Amboyo Inti.

Karolin mengatakan, program pemberdayaan perempuan bukan hanya menjadi program di Kabupaten Landak, tetapi juga merupakan program pemerintah baik di tingkat nasional maupun internasional. Seperti halnya negara-negara di Asia, peranan perempuan dianggap kurang dalam pembangunan.

Sebenarnya, kaum perempuan bisa berpartisipasi secara aktif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga jika diberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.

"Jadi wanita itu jangan disuruh diam-diam saja di rumah dimana peran perempuan inilah yang mendorong dilaksanakannya program P2WKSS," tuturnya.

Mantan Anggota DPR RI itu mengharapkan kelompok kerja P2WKSS di tingkat Kecamatan maupun Desa berperan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan dan memanfaatkan koordinasi serta keterpaduan lintas sektoral.

"Jika ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, saya yakin kegiatan yang dilaksanakan ini dapat memberikan hasil akhir yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," katanya.

Dokter lulusan Unika Atma Jaya Jakarta itu juga meminta kepada seluruh jajaran OPD Kabupaten Landak untuk membantu kelompok kerja P2WKSS khususnya Ibu-Ibu PKK yang menjadi "leading sektor"-nya membuat program-program yang bersifat inovatif, kreatif dan terukur.

"Saya juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran OPD di Kabupaten Landak untuk melibatkan diri dalam mewujudkan program-program kerja Ibu PKK kita ini. Temukan program yang baru, kreatif dan dapat diukur," katanya.

Misalnya, di bidang pertanian, membantu masyarakat membudidayakan tanaman hidroponik. "Di sini banyak ibu-ibu yang berkebun, ajarkan mereka bagaimana membuat pupuk kompos," katanya.

Kemudian di bidang kesehatan, diadakan pemeriksaan gigi bagi anak-anak, melakukan IVA tes bagi ibu-ibu dan remaja wanita di desa.

Ketua Panitia P2WKSS Andy Ali mengatakan Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pembinaan P2WKSS Kabupaten Landak tahun 2017 dengan surat keputusan Gubernur Kalimantan Barat no: 807/BPMPD/2016.

"Dengan ditetapkannya Desa Amboyo Inti sebagai tempat pelaksanaan P2WKSS oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berarti kerja keras bagi seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Landak khususnya bagi Kepala Desa Amboyo Inti beserta jajarannya dan segenap lapisan masyarakat Desa Amboyo Inti," katanya.

Sedangkan penilaian P2WKSS oleh Pemprov Kalbar dilaksanakan pada September mendatang dengan menitikberatkan pada manfaat yang telah dirasakan oleh warga binaan terkait pembinaan P2WKSS.

"Untuk itu penting dipahami dan dilaksanakan bersama bahwa pembinaan yang dilakukan melibatkan partisipasi penuh dari masyarakat Desa binaan, khususnya wanita sehingga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penekanan angka kemiskinan di Kabupaten Landak, khususnya bagi warga Desa Amboyo Inti selaku Desa binaan P2WKSS Kabupaten Landak," kata Ali.



(U.KR-RDO/S023)

Editor: Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0081 seconds memory usage: 0.48 MB