Senin, 21 Agustus 2017

Satlantas Polres KKU Dorong Sekolah Bentuk PKS

id kayong utara, lalu lintas, tertib lalu lintas
Satlantas Polres KKU Dorong Sekolah Bentuk PKS
Aneka rambu lalu lintas. (FOTO ANTARA)
    Sukadana (Antara Kalbar) - Satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Kayong Utara mendorong pembentukan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) dilingkungan sekolah di Kayong Utara.
    Hal ini menurut Kepala Satlantas Polres Kayong Utara Iptu Sulardi guna membudayakan tertib berlalu lintas yang saat ini dinilai kesadaran dari masyarakat ketika berkendara masih kurang.
    "PKS ini baru berjalan di SDN 02 Sukadana. Saya harap, sekolah lainnya terlebih sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan raya termasuk Desa Simpang Tiga yang selalu ramai, maka seharusnya ada PKS agar dapat membantu keamanan," kata Iptu Sulardi.
    Anggota kepolisian di Polres Kayong Utara khususnya bidang Lantas, sambung Iptu Sulardi, sangatlah minim. Hanya ada sekitar 16 personil sehingga tidak mungkin bisa maksimal untuk bersiaga di suatu tempat menjaga ketertiban di jalan raya. Karenanya, perlu dukungan masyarakat termasuk pihak sekolah.
    "Kalau ada PKS maka setidaknya pengendara yang melihat anak-anak sekolah yang bertugas di jalan raya ada rasa untuk berhati-hati. Selain itu, PKS juga dapat memacu anak-anak sekolah untuk lebih mematuhi tertib di jalan raya," jelasnya.
    Dirinya mencontohkan seperti di  Desa  Simpang Tiga yang merupakan gerbang masuk Kabupaten Kayong Utara. Bahkan, desa yang berada di wilayah kecamatan Sukadana ini menjadi titik temu berlalu lintas.
    "Dusun Siduk, Desa Simpang Tiga menjadi tempat transit kendaraan baik dari pesisir dan pedalaman. Makanya, desa ini harus menjadi contoh dalam hal tertib berlalu lintas," harapnya.
    Perwira yang memiliki dua balok di pundaknya ini menuturkan, sebagai daerah transit, Desa Simpang Tiga khususnya Dusun Siduk cukup tinggi intensitas kendaraan di jalan raya. Bahkan, diakuinya lagi, kerap terjadi kecelakaan.
    "Kecelakaan ini merupakan musibah karena tidak ada yang menginginkan. Apalagi untuk sengaja melakukan kecelakaan, kecuali orang tersebut tidak beres pemikirannya. Karenanya, jika terjadi kecelakaan jangan bertindak anarkis, dan selesaikan secara kekeluargaan atau lapor ke aparat kepolisian terdekat," pesannya.

Editor: Teguh Imam Wibowo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0131 seconds memory usage: 0.34 MB