Berlin (Antaranews Kalbar) - Kementerian transportasi Jerman mengonfirmasi laporan otoritas transportasi Jerman (Kraftfahrt-Bundesamt/KBA) yang menduga telah terjadi kesalahan pada perangkat lunak yang mengontrol emisi pada kendaraan terbaru Audi bermesin diesel Euro-6.

Pihak KBA pun meminta Audi menarik kembali untuk reparasi (recall) terhadap 127.000 kendaraan yang terdampak atas masalah itu.

Sebanyak 127.000 kendaraan Audi dan satu unit Volkswagen terkena dampak di seluruh dunia, termasuk 77.600 kendaraan yang terdaftar di Jerman, menurut juru bicara kementerian transportasi Jerman dalam konferensi pers dilansir Reuters.

Surat kabar Jerman, Bild am Sonntag, melaporkan bahwa KBA meminta Audi untuk memberikan jawaban hingga 2 Februari mendatang mengenai rencana mereka guna memperbarui perangkat lunak kendaraan yang mengendalikan emisi.

KBA juga meminta Audi memastikan bahwa mobil-mobil itu tidak mampu memanipulasi kontrol emisi secara ilegal.

Sebelumnya, Audi telah menyampaikan melalui pernyataan bahwa model tersebut sudah dimasukkan dalam program recall sukarela (voluntary recall) untuk 850.000 kendaraan diesel bermesin V6 dan V8 TDI  yang diumumkan pada Juli tahun lalu, demikian Reuters.

Pewarta: Alviansyah Pasaribu

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018