Pontianak (Antaranews Kalbar) - Sebagian warga Kota Pontianak yang akan menyambut Perayaan Tahun Baru Imlek 2569, mulai memborong pernak-pernik perayaan yang akan jatuh pada 16 Februari mendatang itu.

"Saat ini sudah mulai ramai yang membeli pernak-pernik perayaan Imlek," ujar satu di antara pedagang yang beralamat di Jalan Gajah Mada, Santo, Rabu.

Santo menjelaskan dari sekian banyak pernak-pernik yang dijual yang paling banyak diminati atau dibeli yakni lampion.

"Selain lampion, bunga mei hwa dan hiasan kecil-kecil juga paling banyak diburu di toko ini," papar dia.

Ia menjelaskan pernak-pernik Imlek yang ia jual tersebut ada yang buatan lokal. Selain itu juga ada pula yang didatangkan dari Jakarta, bahkan diimpor dari Tiongkok.

"Untuk modelnya tidak banyak berubah. Hanya saja karena shio anjing tahun ini, banyak yang bergambar anjing," jelas dia.

Menurutnya untuk harga barang yang ia jual bervariasi mulai dari ribuan rupiah sampai jutaan rupiah. Diakuinya penjualan aksesoris Imlek ini juga mengalami pasang surut. Hal ini kemungkinan disebabkan krisis yang melanda.

"Kalau dibandingkan empat tahun lalu, saat ini penjualan aksesoris Imlek kami agak menurun jika dilihat dari beberapa hari ini," kata dia.

 (KR-DDI/N005)

Pewarta: Dedi

Editor : Nurul Hayat


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018