Pontianak (Antaranews Kalbar) - PT Pertamina (Persero) Wilayah Kalimantan menyatakan, tidak terjadi kerusakan di SPBU Jalan Teuku Umar Pontianak, meskipun sempat terjadi percikan api Senin malam, sekitar pukul 21.00 WIB.
       "Api sudah padam, dan percikan api tidak sampai menimbulkan kerusakan di SPBU Teuku Umar, karena petugas SPU tersebut dengan sigap memadamkan api tersebut dengan Apar," kata Communication and Relations Pertamina Wilayah Kalimantan, Didi Andrian saat di hubungi di Balikpapan.
       Didi menjelaskan, kejadian munculnya percikan api tersebut, pada saat proses pemindahan BBM dari mobil tangki BBM ke tangki penampungan BBM SPBU tersebut.
       "Sehingga sesuai SOP (standar operasional prosedur) pihak SPBU tidak sedang melayani pembelian BBM kepada konsumen, sehingga proses pemadaman menjadi lancar dan tidak ada konsumen yang mengalami gangguan atas kejadian tersebut," ujarnya.
       Ia menambahkan, Tim Pertamina dan  pihak SPBU tersebut akan melakukan atau mencari penyebab hingga timbulnya api tersebut.
       "Sehingga hingga saat ini, kami belum bisa memastikan apa penyebab hingga timbulnya api di kawasan SPBU tersebut," ujar Didi.
       Dalam kesempatan itu, Didi mengatakan, atas kejadian tersebut masyarakat tidak perlu khawatir, karena munculnya api tersebut tidak sampai menimbulkan kerusakan, sehingga besok (Selasa-red) SPBU tersebut sudah bisa beroperasi seperti semula.
      Karena SPBU tersebut tidak melayani pelanggannya 24 jam, maka sudah tutup, sehingga, Selasa besok sudah bisa melayani masyarakat seperti semula, katanya.

       

Pewarta: Andilala

Editor : Andilala


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2018