Iran mendesak Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) agar menyelidiki apa yang disebutnya sebagai program nuklir "rahasia" Arab Saudi, menurut Kantor Berita IRNA.

"Arab Saudi sedang mengembangkan dan mengimplementasikan program nuklir yang sangat tidak transparan," kata Kazem Gharibabadi, duta besar Iran sekaligus perwakilan permanen untuk organisasi internasional tersebut, di Wina.

"Meski kenyataannya Arab Saudi merupakan anggota Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT) dan memiliki kesepakatan perlindungan bilateral dengan badan tersebut (IAEA), negara itu masih menolak mematuhi komitmennya terhadap inspeksi badan tersebut," kata Gharibabadi seperti dikutip.

Komunitas internasional tidak akan menerima "penyimpangan" Arab Saudi dari program nuklir damai dan akan menentang tindakan itu, katanya, menambahkan.

Hingga kini, Arab Saudi belum menanggapi pernyataan Gharibabadi tersebut.

Sumber: Xinhua  

Pewarta: Asri Mayang Sari

Editor : Teguh Imam Wibowo


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2020