Bupati Sambas Satono berziarah ke makam Sultan Sambas sebagai langkah napak tilas peradaban daerah itu di momen Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-329.

"Saya yang didampingi Pewaris Tahta Kesultanan Sambas YM Pangeran Ratu Muhammad Tarhan beserta kerabat Istana Al- Watzikhoebillah, berziarah mulai dari Makam Sultan Raden Sulaiman dan ke makam sultan lainnya. Ini napak tilas atas peradaban Sambas dari dulu hingga kini," ujarnya saat dihubungi di Sambas, Kamis.

Ia menjelaskan sebagai kepala daerah merasakan sangat berbahagia atas adanya kebersamaan yang terjalin dengan sejumlah pihak. Hal itu ditunjukkan berupa sinergi dan kolaborasi.

"Semangat yang ada sejalan dengan tema HUT ke-392 Kota Sambas dan HUT pemindahan ibu kota Sambas yakni Saro'an yakni sinergi, kolaborasi dan berkemajuan," kata dia.

Ia mengucapkan berterima kasih kepada seluruh seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa membangun Kabupaten Sambas.

Berkaitan dengan membangun Kabupaten Sambas, ia siap menerima segala masukan langsung kepada dirinya demi menjalin sinergi dengan saling mengisi segala kekurangan.

Menurutnya, Kabupaten Sambas memiliki populasi tertinggi kedua setelah Pontianak, maka tidak ada alasan kita tidak bisa menjadi Kabupaten terunggul di Kalbar, Sambas harus bisa menjadi warna di Kalbar,

"Saya berharap dengan sinergi dengan tema Sambas Saro'an ini terus terjalin demi mewujudkan Kabupaten Sambas berkemajuan serta menjadi kabupaten yang terunggul di Kalimantan Barat," kata dia.*

Pewarta: Dedi

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2023