Mantan pemain ganda putri Indonesia sekaligus mentor tim Ad Hoc Olimpiade PBSI Greysia Polii menilai pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti berada dalam kondisi mental yang siap untuk bertanding jelang Olimpiade 2024 Paris.

“Sampai kemarin, minggu lalu, saya melihat saat latihan dan sparing, bukan hanya Apriyani tapi juga Fadia sudah menyatakan bahwa memang saat ini berada dalam kondisi yang siap secara mental,” ungkap Greysia saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Selasa.

Menurut Greysia, dengan kondisi mental yang siap, maka secara tidak langsung akan ikut memengaruhi fisik pemain untuk ikut berada dalam kondisi yang sama baiknya.

“Saya tahu sebagai atlet tidak ada yang 100 persen fit. Karena kita akan selalu latihan, capai. Tapi kalau mentalnya siap, otomatis fisiknya juga akan mengikuti. Itu yang lebih dipersiapkan buat Apri/Fadia,” kata dia.

Lebih lanjut, Greysia mengatakan, Apri/Fadia memiliki semangat yang sama, walaupun tahun ini merupakan Olimpiade pertama bagi Fadia. Sementara bagi Apriyani, ini merupakan Olimpiade kedua setelah memenangkan emas bersama Greysia pada Olimpiade 2020 Tokyo.

“Fadia juga memiliki mimpi untuk bisa tampil bagus di Olimpiade, itu menjadi motivasi tersendiri. Walaupun secara pengalaman memang belum pernah (ikut Olimpiade), tapi ini motivasi semua atlet untuk bisa bermain dan berprestasi di sana,” ujar Greysia.

Saat ditanya apakah Apriyani mungkin memiliki beban tersendiri untuk merebut kembali medali emas di Paris nanti, Greysia mengatakan hal tersebut malah menjadi pemicu semangat bagi mantan rekannya itu.

“Itu lebih kepada menjadi motivasi bagaimana untuk bisa mengalahkan dirinya sendiri, bagaimana untuk bisa berprestasi terus-menerus. Karena memang enggak gampang. Selalu harus ada konsisten, harus ada (dorongan) eksternal dari orang-orang di luar, yang ekspektasinya sudah lain terhadap Apriyani,” ungkap Greysia.

“Jadi saya rasa dia selalu berusaha untuk mengeluarkan kemampuan yang terbaik. Dan apa pun hasilnya nanti di Olimpiade, saya rasa itu adalah kemampuan yang dia telah keluarkan semuanya, karena selama ini yang saya lihat dan saya pantau memang dia selalu ingin mengeluarkan yang terbaik dalam kondisi apa pun,” ujarnya menambahkan.

Peraih medali emas Asian Games 2014 Incheon itu yakin, Apri/Fadia masih memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu pesaing kuat pada Olimpiade 2024 Paris nanti.

Ia menilai, persaingan di sektor ganda putri dunia saat ini lebih berwarna dan setiap pasangan memiliki peluang yang sama untuk merebut gelar juara di pesta olahraga empat tahunan tersebut.

“Menarik, ya. Saya lihat banyak pasangan baru yang muncul setelah saya pensiun. Jadi, ini yang membuat pergerakan ganda putri ini sangat berpotensi untuk semua, siapa pun yang masuk di Olimpiade ini bisa menjadi juara,” kata Greysia.

“Pada akhirnya, ini yang membuat ganda putri semakin susah ditebak siapa yang akan jadi juara, termasuk Fadia/Apriani saya rasa juga punya kesempatan untuk bisa di situ,” ujarnya menambahkan.
 





 

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2024