Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyebut program Makan Bergizi Gratis membantu daerah dalam pencegahan stunting.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Situbondo Imam Hidayat menyampaikan program Makan Bergizi Gratis yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini juga menyasar ribuan ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD (3B).

"Jadi, dengan adanya program MBG ini sangat membantu untuk menekan dan sekaligus pencegahan stunting di Situbondo," ujar dia di Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu.

Imam Hidayat menyebutkan hingga Mei 2026 ada sebanyak 6.202 orang ibu hamil dan ibu menyusui serta balita non-PAUD telah menerima makan bergizi gratis yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Dia merinci, ibu menyusui yang telah mendapatkan makan bergizi gratis dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yakni sebanyak 2.748 orang, ibu hamil 1.005 orang dan balita non-PAUD sebanyak 2.449 orang.

"Yang mendapatkan makan bergizi gratis untuk ibu menyusui dan ibu hamil serta balita non-PAUD tersebut merupakan berisiko stunting, dan dengan memperoleh MBG harapannya gizi mereka terpenuhi," kata Imam Hidayat.

Dia menambahkan, DP3AP2KB Situbondo terus berkoordinasi dengan pengelola dapur umum MBG di wilayah itu karena masih ada ibu menyusui, ibu hamil dan balita non-PAUD yang belum menerima makan bergizi gratis.

"Di lapangan kami dibantu oleh ratusan orang tim pendamping keluarga atau TPK yang terdiri dari tenaga kesehatan tingkat desa, kader PKK dan kader keluarga berencana (KB). Mereka memberikan pendampingan kepada yang berisiko stunting sekaligus melakukan pendataan untuk diusulkan mendapatkan MBG," kata Imam.

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Admin Antarakalbar


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Barat 2026