Sungai Raya (Antara Kalbar) - Masyarakat Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, mengeluhkan pendeknya jam pelayanan penyeberangan ferry di Dermaga Parit Sarim yang selama ini hanya sampai pukul 17.00 WIB setiap harinya.
"Selama ini masyarakat mengalami kendala saat ingin melakukan perjalanan keluar dari Teluk Pakedai pada malam hari karena jam operasional penyeberangan ferry di dermaga hanya samapi pukul 17.00 WIB sementara kebutuhan masyarakat bisa sampai tengah malam atau pukul 22.00 WIB," kata tokoh masyarakat Teluk Pakedai, H. Sahlan di Sungai Raya, Selasa.
Sahlan meminta kepada Bupati Kubu Raya Rusman Ali agar memfasilitasi keinginan masyarakat kepada ASDP, ferry yang melayani penyeberangan di Parit Sarim Punggur Ke Teluk Pakedai.
Menurut Sahlan idealnya pelayanan penyeberangan hingga pukul 22.00 WIB terutama dihari-hari besar dan hari raya.
"Kami disini, (Teluk Pakedai) apa bila hendak melakukan perjalanan di malam hari mengalami kendala di penyeberangan. Setiap hari operasional ASDP Verry hanya sampai pukul 17.00 WIB, sementara kebutuhan kita untuk keluar masuk Teluk Pakedai sangat tinggi terutama di malam hari," tuturnya.
Tidak hanya mobilisasi masyarakat, dalam keadaan darurat semisal ada yang sakit yang harus dirawat di rumah sakit, jika malam hari kan tidak bisa dilakukan perjalanan karena penyeberangan sudah tutup.
"Jadi kami meminta tolong kepada Bupati untuk membantu kami, agar jam penyeberangan di Parit Sarim di tambah maksimal hingga pukul 22.00 WIB," katanya.
Di tempat yang sama, Bupati Kubu Raya Rusman Ali menanggapi hal tersebut dengan baik. Sebab baginya kebutuhan masyarakat adalah yang utama dan terutama.
Rusman Ali meminta tokoh-tokoh masyarakat beserta perangkat Desa, RT dan RW melakukan koordinasi dan menetapkan keputusan bersama terkait jam operasional penyeberangan yang mereka butuhkan.
Hal tersebut penting supaya permintaan menjadi seragam dan sepadan, sehingga memudahkan Pemerintah dalam mengambil langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mendorong terwujudnya kebutuhan masyarakat.
"Kita akan memfasilitasi kebutuhan masyarakat kita terwujud," tuturnya.
Untuk itu dirinya meminta masyarakat bersama tokoh-tokoh masyarakat semua agar membuat kesepakatan bersama dalam mengajukan permohonan terkait permintaan untuk penambahan jam operasional penyeberangan ASDP verry di Parit Sarim.
"Kalau sudah ada kesepakatan bersama kan lebih mudah bagi kami selaku Pemerintah mengambil langkah-langkah kebijakan bersama dengan ASDP Verry," tuturnya.
(U.KR-RDO/N005)
