Sampit (ANTARA) - Pengemudi ojek online (ojol) di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah tidak ikut menggelar demonstrasi seperti di daerah lain, tetapi memilih menggelar shalat gaib dan doa bersama untuk rekan seprofesi Affan Kurniawan.
"Shalat gaib ini sebagai bentuk solidaritas kita sekaligus mendoakan saudara kami Affan Kurniawan agar tenang dan damai di sisi Allah Subhanahu Wata'ala," kata Koordinator Kegiatan, Yohanes Ari Agung Sudarsono di Sampit, Senin.
Shalat gaib diikuti sekitar 40 pengemudi ojol yang merupakan mitra dari beberapa perusahaan yang menaungi ojol, serta ojol lokal. Beberapa pengemudi ojol perempuan juga terlihat ikut dalam kegiatan ini.
Shalat gaib dilaksanakan di Masjid Jami Noor Agung di Jalan Pemuda Sampit. Suasana shalat gaib dan doa bersama berlangsung khusyuk dan khidmat.
Ini merupakan kegiatan kedua yang digelar ojol di Sampit. Sebelumnya pada Minggu (31/8) malam, puluhan ojol difasilitasi Polres Kotawaringin Timur menggelar doa bersama di depan kantor Bupati Kotawaringin Timur.
Ari mengatakan, kegiatan ini dilakukan dengan tetap mengedepankan menjaga suasana agar tetap kondusif. Untuk itulah ojol di Sampit memilih menggelar shalat gaib dan doa bersama.
"Setelah kegiatan ini bubar, enggak ada kegiatan lain. Karena tujuan kita adalah menunjukkan rasa solidaritas kepada almarhum Affan, tanpa harus melakukan demo," ujar Ari yang merupakan Head Office Maxim Sampit.
Terkait kasus tewasnya Affan, menurut Ari masalah ini sedang ditangani oleh aparat penegak hukum. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya semua pada proses hukum yang berlaku.
"Kita ikuti saja prosesnya tetap jaga ketertiban di Kotawaringin Timur supaya Kotawaringin Timur ini bisa tetap aman tentram damai dan sejahtera, sehingga kita bekerja dalam mencari rezeki untuk keluarga juga tidak terganggu," demikian Ari.
