Pontianak (ANTARA) - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan pemerintah daerah melaksanakan program Gelar Pangan Murah (GMP) selama sepekan sebagai langkah nyata dalam mengendalikan laju inflasi, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan masyarakat biasanya meningkat.
"GMP ini juga kita laksanakan dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak pada Oktober ini. Dalam program ini, pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak bekerja sama dengan sejumlah instansi dan pihak swasta menggelar Operasi Pasar di enam kecamatan secara bergiliran," kata Edi di Pontianak, Minggu.
Ia menjelaskan, setiap paket bahan pokok dijual seharga Rp85 ribu dan berisi beras premium lima kilogram, gula pasir premium satu kilogram, serta minyak goreng premium satu liter. Harga tersebut jauh di bawah harga pasaran sehingga diharapkan dapat membantu dan menjangkau masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Selain menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok, kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat, sekaligus momentum memperkuat kebersamaan dalam perayaan ulang tahun Kota Pontianak yang jatuh pada 23 Oktober 2025.
"Selain menjaga ketersediaan bahan pokok, kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan kita dalam merayakan Hari Jadi ke-254 Kota Pontianak," tuturnya.
Pelaksanaan GPM akan berlangsung di enam kecamatan pada 24-31 Oktober 2025, dimulai dari Pontianak Tenggara yang digelar pada Jumat (24/10), dilanjutkan Pontianak Timur (27/10), Pontianak Barat (28/10), Pontianak Selatan (29/10), Pontianak Utara (30/10), dan berakhir di Pontianak Kota pada Jumat (31/10).
Seluruh kegiatan akan dilaksanakan di kantor kecamatan masing-masing mulai pukul 07.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) hingga 12.00 WIB.
"Bagi warga yang ingin membeli paket bahan pokok cukup membawa KTP asli dan menyerahkan fotokopi KTP satu lembar kepada panitia," ujarnya.
Pemkot juga mengimbau masyarakat membawa tas atau kantong belanja sendiri karena panitia tidak menyediakan kantong plastik, sebagai bagian dari upaya mendukung gerakan pengurangan sampah plastik di Kota Pontianak.
Selain menjual paket bahan pokok, kegiatan ini juga menghadirkan bazar murah dan penjualan berbagai komoditas lain, seperti sayur-mayur, telur, dan kebutuhan rumah tangga dengan harga bersahabat.
"Kami berharap Operasi Pasar ini bisa membantu masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Pontianak," kata Edi.
