Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, menargetkan pembangunan jalan poros Kecamatan Kuala Mandor B dan Sungai Enau selesai dalam waktu tiga tahun, dibiayai perubahan anggaran tahun ini, sehingga jalan tersebut sudah mulai dibangun.
"Jalan poros yang menghubungkan Desa Mega Timur-Sungai Tempayan-Sungai Enau ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunannya. Hal ini kami lakukan sebagai upaya membuka keterisolasian sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kuala Mandor B," kata Bupati Kubu Raya Sujiwo, di Kuala Mandor B, Selasa.
Dia menjelaskan, panjang ruas jalan Kuala Mandor B dan Sungai Enau, kurang lebih masih sekitar 15 kilometer dan pengerjaannya akan dilakukan mulai tahun ini.
Sujiwo mengatakan bahwa pembangunan ruas jalan akan sangat berdampak pada peningkatan konektivitas dan aksesibilitas antarwilayah, khususnya untuk desa-desa seperti Retok, Padi Jaya, Kubu Padi, dan Sungai Enau.
"Target saya, kalau bisa dalam tiga tahun tuntas sampai ke Sungai Enau, maka akan terbantu empat desa. Artinya dari enam desa di sini, lima di antaranya bisa memanfaatkan jalan ini. Hanya Kuala Mandor A saja yang tidak terhubung langsung," ujarnya lagi.
Mantan Ketua DPRD Kubu Raya itu, juga memastikan ruas jalan poros tersebut akan menjadi prioritas pemerintah kabupaten dalam program pembangunan infrastruktur mendatang. Dirinya bahkan telah meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk mulai merancang kelanjutan pembangunan pada tahun 2026.
"Insya Allah tahun depan kami pastikan akan lanjutkan pembangunan jalan porosnya dari Kuala Mandor B menuju ke Sungai Enau. Pak Kadis PU, tolong ini jadi catatan," katanya pula.
Untuk ruas jalan yang hampir tuntas di Desa Kuala Mandor B, Sujiwo menyebut hanya dibutuhkan pemeliharaan berkala ke depan.
"Untuk yang di depan saya ini, di Desa Kuala Mandor B, hampir tuntas, tinggal pemeliharaan saja. Rekonstruksi sudah selesai dan tahun depan kita pastikan pemeliharaannya masuk," kata dia.
