Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat menerima bantuan satu unit mobil ambulans dari Bank Kalbar Cabang Singkawang sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah itu.
“Bantuan tersebut diberikan kepada Yayasan Karya Bhakti yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie di Singkawang, Senin.
Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Bank Kalbar yang terus berkontribusi melalui program CSR-nya di bidang sosial dan kesehatan.
Menurut dia, kehadiran mobil ambulans ini akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan darurat medis dengan cepat.
“Bantuan ini bukan sekedar simbol, namun wujud nyata kepedulian sosial Bank Kalbar terhadap masyarakat. Kami berharap ambulans ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan golongan,” ujar Tjhai Chui Mie.
Ia menambahkan, peningkatan akses dan sarana kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemkot Singkawang dalam mewujudkan pelayanan publik yang merata. Kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan lembaga sosial diharapkan terus berlanjut untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta seperti Bank Kalbar menjadi contoh bagaimana pembangunan dapat berjalan inklusif. Kami sangat menghargai komitmen ini,” katanya.
Wali Kota juga mengapresiasi peran Yayasan Karya Bhakti Singkawang yang selama ini aktif membantu warga, terutama dalam pelayanan sosial dan kesehatan. Ia menilai, peran lembaga sosial seperti yayasan sangat penting dalam memperluas jangkauan layanan pemerintah di tengah masyarakat.
Dia berharap ambulans tersebut dapat meningkatkan mobilitas layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Dan mobil ambulans tersebut akan digunakan Yayasan Karya Bhakti untuk membantu pengantaran pasien menuju rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya di Kota Singkawang.
“Semoga dapat mempercepat penanganan darurat medis dan menekan risiko penundaan layanan kesehatan,” ujarnya.
Tjhai Chui Mie berharap kegiatan serupa terus berlanjut, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga di bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan.
“Kami ingin semangat kepedulian sosial ini menjadi budaya bersama seluruh elemen di Kota Singkawang,” ujarnya.
