Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat mulai mematangkan persiapan dua agenda besar tahunan, yakni Ramadhan Fair dan Festival Cap Go Meh 2026
"Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan dan sinergi lintas sektor dalam menyambut dua kegiatan yang setiap tahun menjadi magnet wisata dan kebanggaan masyarakat Kota Singkawang," ujar Wali Kota Tjhai Chui Mie di Singkawang, Selasa.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi agar pelaksanaan Ramadhan Fair dan Festival Cap Go Meh dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha lokal dan masyarakat.
“Ramadhan Fair dan Cap Go Meh tidak hanya menjadi ajang hiburan atau kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, budaya, serta promosi pariwisata Kota Singkawang di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia mengingatkan panitia agar memperhatikan aspek keamanan, kebersihan, kenyamanan pengunjung, serta kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Selain itu, dia menekankan pentingnya menjaga nilai budaya dan religius yang menjadi ciri khas dari masing-masing perayaan tersebut.
Melalui kegiatan Ramadhan Fair, Pemkot Singkawang berupaya menghidupkan suasana bulan suci dengan kegiatan bernuansa religius dan ekonomi kreatif, seperti bazar kuliner, lomba islami, dan pentas seni.
Ia mengatakan Festival Cap Go Meh akan kembali menampilkan berbagai atraksi budaya khas Tionghoa dan lokal yang selama ini menjadi ikon wisata unggulan kota tersebut.
Ia berharap, koordinasi yang dilakukan sejak awal dapat menghasilkan perencanaan yang matang dan terukur, sehingga kedua agenda besar tersebut berjalan sukses, aman, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.
“Semua pihak harus saling bersinergi agar kegiatan ini bukan hanya sukses pelaksanaan, tapi juga sukses dalam membangun citra positif dan semangat kebersamaan masyarakat Kota Singkawang,” katanya.
