Sekadau (ANTARA) - Ketua DPRD Sekadau Hermanto mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap rabies menyusul insiden tiga warga Nanga Taman digigit anjing liar.
Satu di antara korban yang digigit anjing liar tersebut merupakan anak-anak.
"Kewaspadaan masyarakat sangat penting, terutama bagi anak-anak dan warga yang sering beraktivitas di luar rumah," ujar Hermanto di Sekadau, Rabu.
Politisi PDIP itu menekankan pentingnya pelaporan segera ke fasilitas kesehatan bila digigit hewan atau melihat hewan menunjukkan gejala rabies. Ia juga mengapresiasi langkah cepat Forkopimcam Nanga Taman dalam memberikan penanganan.
"Penanganan cepat dapat mencegah risiko serius terhadap kesehatan," tambahnya.
Sebelumnya, petugas gabungan dari Sekretaris Camat Nanga Taman, Plh. Danramil, tenaga kesehatan Puskesmas, dan Polsek Nanga Taman turun ke lokasi untuk menindaklanjuti kejadian dan memastikan korban mendapat perawatan.
Kapolsek Nanga Taman, IPDA Bari Candramedi, menjelaskan seluruh korban telah mendapat perawatan di Puskesmas, termasuk vaksin anti rabies, antivirus, dan antibiotik. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran rabies sekaligus memberi rasa aman kepada warga.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor ke fasilitas kesehatan bila mengalami gigitan anjing, atau jika melihat hewan peliharaan menunjukkan tanda-tanda rabies seperti liur berlebihan, agresif, takut air, atau mati mendadak.
"Segera laporkan ke petugas kesehatan atau dinas peternakan agar bisa segera ditangani sebelum menimbulkan risiko lebih besar," pungkasnya.
Baca juga: Dinkes Kalbar mengingatkan masyarakat waspada virus rabies
Baca juga: Kalbar tingkatkan sosialisasi dan vaksinasi pencegahan rabies
Baca juga: Lima orang di Kalbar meninggal dunia akibat rabies
