Sekadau (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Hermanto, mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam bermedia sosial menyusul beredarnya informasi dugaan begal di Jalan Poros Simpang Desa Nanga Kiungkang, Kecamatan Nanga Taman, yang ternyata hoaks.
"Pentingnya masyarakat menyaring informasi sebelum membagikannya di media sosial. Warga harus bijak bermedsos. Jangan mudah percaya berita yang belum jelas sumbernya agar tidak menimbulkan kepanikan," ujarnya di Sekadau, Rabu.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengajak warga memperkuat sistem keamanan lingkungan. Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang menyusul informasi hoaks begal tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi hoaks yang membuat resah. Kami juga mengapresiasi kepolisian yang sigap menindaklanjuti informasi tersebut," ucapnya.
Sebelumnya Polres Sekadau memastikan unggahan viral di story WhatsApp pada Selasa (25/11) itu tidak benar.
Kapolres Sekadau AKBP Donny Molino Manoppo melalui Kasi Humas Pontianak, IPTU Triyono, menegaskan tidak ada kejadian begal di lokasi tersebut.
Baca juga: Gubernur Kalbar minta AMSI menjadi garda terdepan tangkal hoaks
Baca juga: Gibran minta warga tidak termakan hoaks soal IKN mangkrak
Baca juga: Prabowo kritik fenomena "sok tahu" di media sosial
