Bengkayang (ANTARA) - Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan kembali pentingnya peran Tim Penggerak PKK sebagai garda terdepan dalam memperkuat ketahanan keluarga di daerah itu.
Penegasan itu disampaikan Bupati Bengkayang saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK Kabupaten Bengkayang Tahun 2025 di Bengkayang, Selasa.
Bupati menyebut, rakerda sebagai forum strategis untuk mengevaluasi sekaligus menyusun langkah kerja PKK dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan keluarga.
Menurutnya, isu-isu seperti stunting, perubahan sosial, hingga ketahanan ekonomi rumah tangga menuntut keterlibatan aktif PKK sebagai mitra pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat.
“Pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi berawal dari kualitas keluarga. PKK memiliki peran langsung melalui Dasawisma, posyandu, serta edukasi gizi dan pola asuh kepada masyarakat,” ujarnya.
Rakerda tahun ini mengusung tema 'terwujudnya keluarga berdaya dan sejahtera mendukung asta cita, yang dinilai selaras dengan agenda pembangunan nasional terkait peningkatan sumber daya manusia, ketahanan pangan, dan penguatan ekonomi lokal.
Bupati menyampaikan, lima fokus utama yang perlu diperkuat PKK, di antaranya penanganan stunting dan gizi keluarga, pemberdayaan ekonomi rumah tangga berbasis UMKM dan usaha kreatif, serta penguatan nilai sosial budaya di tengah perubahan pola asuh dan meningkatnya risiko kekerasan dalam rumah tangga.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga serta perlunya memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak pembangunan keluarga, bukan sekadar pendukung kegiatan pemerintah.
“Setiap kunjungan, setiap penyuluhan, dan setiap langkah kecil kader PKK adalah investasi besar bagi masa depan Bengkayang,” katanya.
Ia mengajak seluruh kader PKK untuk terus berinovasi dan bekerja dengan hati, serta menjadikan Rakerda sebagai momentum memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.
“Kerja keras PKK hari ini adalah warisan terbaik bagi generasi masa depan,” ujarnya.
