Sekadau (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Hermanto mengajak keluarga dan sekolah di Sekadau saling bersinergi dalam mencegah kenakalan remaja.
Ia menekankan tentang meningkatnya kasus kenakalan remaja di tanah air dewasa ini, sehingga perlu tindakan nyata dalam membimbing generasi muda di Sekadau agar terhindar dari perilaku negatif.
"Beberapa bentuk kenakalan remaja yang sering terjadi, antara lain tawuran, perilaku anti-sosial, penggunaan narkoba, dan kecanduan gadget yang berdampak negatif. Kalau tidak ada bimbingan dan pengawasan yang tepat, remaja bisa salah arah dan berdampak buruk bagi masa depannya," ujar Hermanto di Sekadau, Rabu (3/12).
Menurut Hermanto, peran orang tua sangat krusial. Orang tua harus aktif mendampingi anak, memahami masalah mereka, serta menanamkan nilai-nilai moral sejak dini. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak menjadi kunci utama pencegahan kenakalan remaja.
"Selain keluarga, menekankan peran sekolah dan guru dalam membentuk karakter remaja. Kegiatan positif seperti ekstrakurikuler, bimbingan konseling, dan pengawasan yang konsisten dapat menjadi media bagi remaja belajar disiplin dan tanggung jawab," lanjutnya.
Hermanto juga mengajak masyarakat dan komunitas untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi remaja. Lingkungan yang aman, positif, dan mendukung akan membantu mereka mengembangkan potensi dengan baik. Penanganan kenakalan remaja bukan pekerjaan satu pihak saja.
"Kita semua punya peran, bukan hanya pemerintah dan sekolah, tapi juga tetangga dan komunitas. Harapannya program edukasi, sosialisasi, dan kegiatan positif bagi remaja terus diperkuat di Sekadau, sehingga generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berprestasi, dan berakhlak baik," pungkasnya.
Baca juga: Warga dukung pembatasan jam malam anak tekan kenakalan remaja
Baca juga: Komunikasi keluarga berperan tekan pengaruh konten negatif di internet pada anak
Baca juga: Disdikbud Kalbar surati seluruh kepala sekolah antisipasi kenakalan remaja
