Jakarta (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan sudah berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, agar Presiden Prabowo Subianto dapat hadir dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025, yakni pada 9 Desember 2025.
“Secara resmi, pastinya surat sudah kami kirimkan. Kemudian kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Bapak Mensesneg, menyampaikan permohonannya,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu.
Oleh sebab itu, Setyo mengatakan KPK masih menunggu perkembangan informasi dari Istana Kepresidenan mengenai kepastian kehadiran Presiden Prabowo dalam Hakordia 2025.
Sementara itu, dia mengatakan KPK berharap Presiden Prabowo dapat menghadiri acara Hakordia 2025 karena akan ada dua kegiatan penting pada tanggal 9 Desember 2025.
“Tanggal 9 Desember itu ada dua kegiatan penting. Pertama, adalah acara puncaknya. Kemudian yang kedua, adalah launching (peluncuran, red.) daripada SPI (Survei Penilaian Integritas) 2025,” katanya.
Sebelumnya, pada 28 Oktober 2025, Ketua KPK Setyo Budiyanto sempat menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta untuk membahas persiapan peringatan Hakordia 2025.
Pada kesempatan itu, Setyo menjelaskan KPK memilih menggelar acara tersebut di luar Jakarta, yakni Yogyakarta, agar memperluas gerakan antikorupsi hingga ke daerah.
Ia juga menjelaskan Yogyakarta dipilih sebagai lokasi peringatan Hakordia 2025 karena penilaian tata kelola pemerintahan yang bagus.
