Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan dukungannya terhadap rencana pemberian diskon tarif listrik kepada masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera.

Meski demikian, hingga kini belum ada pengajuan resmi terkait kebijakan tersebut yang masuk ke Kementerian Keuangan.

Purbaya mengatakan usulan diskon tarif listrik kemungkinan akan disampaikan oleh PT PLN (Persero). Sampai saat ini, ia mengaku belum menerima permintaan tersebut.

"Belum sampai ke saya. Itu nanti mungkin PLN yang akan sampaikan ke saya, belum, sampai sekarang belum sampai ke saya," kata Purbaya usai Konferensi Pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis.

Ia menilai kebijakan diskon tarif listrik sangat relevan bagi korban bencana di Sumatera, mengingat banyak warga yang belum dapat kembali beraktivitas dan memperoleh penghasilan pascabencana.

Dalam kondisi tersebut, keringanan tarif listrik dinilai wajar sebagai bentuk dukungan negara.

"Kalau untuk daerah bencana selama masa itu harusnya ada, termasuk dana bencana kita karena mereka juga susah, mungkin juga belum berproduksi kan beberapa tempat, jadi enggak punya uang. Kalau dikasih pengurangan (diskon listrik) ya wajar aja. Tapi saya belum nerima permintaannya," tutur dia.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan pihaknya tengah mengkaji rencana pemberian diskon tarif listrik untuk wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

"Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon, namun kami lagi mengkaji berapa bulan dan biayanya berapa," ujar Bahlil dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Kamis.

 


 

Pewarta: Bayu Saputra
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026