Pontianak (ANTARA) - Bandara Supadio terus meningkatkan kualitas layanan kepada penumpang dan berhasil meraih dua penghargaan internasional dalam ajang Airport Service Quality (ASQ) Customer Experience Awards 2025 yang diumumkan pada 24 Februari 2026.
"Bandara yang dikelola oleh InJourney Airports itu meraih predikat Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia-Pacific serta Easiest Airport Journey in Asia-Pacific dari Airports Council International (ACI)," kata Branch Communication PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio, Joko Wahyudi di Sungai Raya, Rabu.
Dia menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan bagian dari total 32 penghargaan kelas dunia yang diraih 10 bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports tahun ini.
Program ACI ASQ Customer Experience Awards merupakan satu-satunya program global yang mengukur tingkat kepuasan penumpang secara langsung (real-time) saat berada di bandara, baik di area keberangkatan maupun kedatangan.
"Penilaian dilakukan berbasis pengalaman nyata pengguna jasa, sehingga menjadi salah satu tolok ukur utama kualitas pelayanan bandara di dunia," tuturnya.
Bagi Kalimantan Barat, capaian ini mempertegas komitmen Bandara Supadio dalam memberikan pengalaman perjalanan yang mudah, nyaman, dan berstandar internasional bagi masyarakat.
"Di tengah meningkatnya mobilitas penumpang dan pertumbuhan konektivitas udara, peningkatan kualitas layanan menjadi kunci untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional," kata Joko.
Terpisah, Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyebut, pencapaian tersebut sebagai fase penting dalam mewujudkan bandara sebagai wajah dan kebanggaan bangsa.
"Pencapaian global ini adalah fase penting dalam mewujudkan bandara sebagai wajah dan kebanggaan bangsa (Face and Pride of the Nation)," ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa program transformasi bandara yang dijalankan sejak InJourney Airports resmi berdiri pada September 2024 berada di jalur yang tepat.
Transformasi dilakukan berbasis tiga pilar utama, yakni Premises (penguatan infrastruktur dan fasilitas yang berfokus pada pengalaman pelanggan), Process (kolaborasi antarinstansi untuk meningkatkan efisiensi dan integrasi layanan), serta People (pengembangan SDM berstandar global yang berorientasi pada customer centric), dengan dukungan teknologi sebagai enabler.
Sementara itu, Wakil Direktur Utama InJourney Airports, Achmad Syahir, mengatakan, penghargaan ASQ bukan sekadar prestasi, tetapi juga menjadi bahan evaluasi berkelanjutan dalam meningkatkan standar pelayanan.
"Program ASQ secara spesifik mengukur kepuasan pengguna jasa bandara dengan tools yang dimiliki ACI dalam melihat kualitas pelayanan dan customer experience. Karena itu, ASQ menjadi salah satu referensi utama di dunia dalam mengukur kinerja layanan bandara," katanya.
Selain Bandara Supadio Pontianak, sejumlah bandara besar lainnya juga meraih penghargaan, di antaranya Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Yogyakarta, hingga Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.
Pewarta: Rendra OxtoraUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026