Singkawang (ANTARA) - Tim Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) terus mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara pada Jumat.
Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang Yuyu Wahyudin mengatakan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare, namun hingga saat ini area yang berhasil dipadamkan baru sekitar 0,4 hektare.
“Luas kebakaran sekitar tiga hektare, sementara yang sudah dapat dipadamkan kurang lebih 0,4 hektare,” kata Yuyu di Singkawang.
Ia menjelaskan, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut dengan kedalaman sekitar satu meter, sehingga proses pemadaman membutuhkan penanganan khusus dan waktu yang lebih lama karena api dapat merambat di bawah permukaan.
Dalam operasi pemadaman, tim mengerahkan berbagai peralatan, antara lain kendaraan operasional, sepeda motor, serta mesin pompa seperti mini pump, waterax, max 3, dan vanguard.
Selain itu, digunakan pula perlengkapan pendukung seperti selang hisap, selang kirim ukuran 1,5 dan 2,5 inci, konektor, berbagai jenis nozel, serta peralatan manual seperti garu, pacul, jet shooter, dan golok.
Menurutnya, pengoperasian mesin pompa difokuskan untuk mengendalikan api agar tidak meluas ke area perkebunan warga serta menekan intensitas asap yang ditimbulkan.
“Upaya pemadaman dilakukan untuk menghambat penjalaran api, terutama yang mengarah ke kebun masyarakat, sekaligus mengurangi asap,” ujarnya.
Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, tim masih perlu melanjutkan upaya pemadaman pada titik-titik api yang tersisa guna memastikan kebakaran benar-benar terkendali.
Ia menambahkan, koordinasi antara Manggala Agni dan MPA terus diperkuat dalam rangka mempercepat penanganan karhutla serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Tim juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di kawasan gambut yang rawan terbakar, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026