Bengkayang (ANTARA) - Realisasi investasi Kota Singkawang, Kalimantan Barat pada tahun 2025 mencapai Rp173 miliar, melampaui target Rp106 miliar atau sebesar 163,2 persen.
"Capaian ini sekaligus menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) 2017–2025," kata Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin di Singkawang, Rabu.
Muhammadin mengatakan, capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di daerah, yang terus diperkuat melalui kemudahan perizinan dan peningkatan pelayanan publik.
Menurut dia, sejumlah faktor turut mendorong tingginya realisasi investasi tersebut, antara lain keberadaan infrastruktur pendukung seperti bandara, kemudahan dalam berusaha, serta dukungan masyarakat yang menciptakan iklim usaha kondusif.
Ia menambahkan, kepercayaan para pelaku usaha menjadi modal penting yang harus terus dijaga dan ditingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kemudahan investasi yang didukung masyarakat serta kepercayaan pengusaha harus terus kita tingkatkan untuk kemajuan Kota Singkawang,” ujarnya.
Berdasarkan tren LKPM, realisasi investasi Singkawang menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023 realisasi investasi tercatat mencapai Rp140 miliar. Kemudian pada 2024 tercatat sekitar Rp100 miliar, dan melonjak menjadi Rp173 miliar pada 2025.
Sementara itu, Pemkot Singkawang juga terus mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari perdagangan, investasi hingga pariwisata, guna memperkuat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah katanya, optimistis tren positif investasi ini dapat terus berlanjut seiring komitmen dalam memperbaiki iklim usaha, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat regional maupun internasional.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026