Wamena (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya, Papua Pegunungan menutup akses jalan utama menuju dua distrik akibat tanah longsor yang terjadi setelah hujan deras.

Kapolres Jayawijaya Anak Agung Made Satriya Bimantara dalam keterangan tertulis di Wamena, Senin, mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Kami dari personel Polsek Bolakme bergerak cepat ke lokasi tanah longsor dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat untuk menyampaikan imbauan serta melakukan pendataan dampak, sekaligus menutup akses jalan ke wilayah tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan longsor menutup akses jalan menuju tiga kampung di Distrik Tagime dan Tagineri, yakni Kampung Wandik Gunik dan Porome di Distrik Tagime serta Kampung Binibaga di Distrik Tagineri.

Menurut dia, peristiwa tanah longsor terjadi di lima titik pada Minggu (19/4) sekitar pukul 01.00 WIT.

Akibat kejadian tersebut, badan jalan tertutup material longsor sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat, maupun roda enam.

“Akibat tertutupnya akses jalan, masyarakat juga tidak dapat melakukan aktivitas karena jalur penghubung antar kampung terputus,” ujarnya.

Ia menambahkan berdasarkan informasi dari Kepala Distrik Tagime Yasmina Tabuni, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Informasi yang kami peroleh dari kepala distrik setempat, tidak ada korban jiwa akibat tanah longsor ini,” katanya.



Pewarta: Yudhi Efendi
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026