Pontianak (ANTARA) - Selama ini standar "premium" di Indonesia sering kali diasosiasikan dengan produk luar negeri yang membawa cita rasa asing dan anggapan bahwa kualitas terbaik haruslah barang impor. Kini, Saka Gin hadir untuk mengubah persepsi tersebut.
Melalui ekspansi ke Pontianak, merek gin asal Jakarta ini tidak hanya memperluas jangkauan bisnis tetapi juga mengambil langkah strategis untuk membentuk cara pandang masyarakat terhadap konsep premium dalam konteks lokal.
Sejak diluncurkan pada November 2025, Saka Gin telah membangun kehadiran yang kuat di berbagai ruang gaya hidup di Jakarta. Merek ini telah berkolaborasi dengan Jakarta Fashion Week dan Harper's Bazaar, serta hadir di outlet-outlet ternama seperti Cork&Screw, Izzy Social Club, dan Maple Brasserie. Langkah awal ini dilakukan dengan pendekatan yang terarah, bekerja sama dengan brand yang memiliki visi, nilai, dan standar yang selaras.
"Saka Gin dibuat untuk orang Indonesia terlebih dahulu," ujar Shawn Liem, CEO & Co-founder Saka Gin.
Premium bukan sekadar klaim, tetapi sesuatu yang dipercaya. Saat sesuatu terasa familiar, orang akan percaya. Saat tampil berbeda dan menonjol, orang akan memilihnya. Dan ketika keduanya hadir bersamaan, di situlah muncul rasa bangga untuk memilikinya."
Dirakit dengan sepuluh bahan botani khas, Saka Gin menawarkan komposisi yang menghasilkan profil rasa mudah dikenali namun tetap memiliki kedalaman dan karakter yang kuat. Berbeda dengan kategori minuman yang sering kali membutuhkan edukasi panjang, Saka Gin hadir dengan sesuatu yang langsung bisa dirasakan dan dipahami.
Pendekatan yang instingtif ini langsung mendapatkan respon positif dari konsumen. Di luar Jakarta, Pontianak dipilih sebagai langkah berikutnya yang alami. Respon awal di wilayah ini, termasuk permintaan berulang dari mitra seperti Hotel Gajahmada Avara serta kolaborasi dengan PT Cheerz Saba Khatulistiwa, menunjukkan adanya penerimaan yang nyata.
"Ketika sesuatu terasa tepat, ia akan berkembang dengan sendirinya," tambah Liem.
Bagi Saka Gin, konsep premium kini bukan lagi hanya soal kualitas produk semata. Premium adalah tentang identitas dan keyakinan dalam memilih sesuatu yang mencerminkan diri sendiri.
Pendekatan ini tidak berhenti pada produk. Saka Gin juga aktif berkolaborasi di dunia fashion, seni, dan budaya, membangun ekosistem kreatif Indonesia yang memiliki nilai dan cara pandang serupa. Ekspresi lokal, jika dieksekusi dengan presisi, dapat menghadirkan aspirasi sekaligus tetap terasa autentik.
Acara peluncuran di Pontianak pun mencerminkan filosofi ini: sebuah malam yang dirancang untuk dinikmati secara sosial dan alami, dipadukan dengan musik, koktail, dan kehangatan komunitas.
Tentang Saka Gin
Saka Gin adalah gin premium buatan Indonesia yang dibangun atas prinsip sederhana: premium adalah sesuatu yang dipercaya, dipilih, dan membanggakan bagi mereka yang memilikinya.
Berakar pada budaya Indonesia dan terinspirasi oleh semangat Aji Saka, Saka Gin merepresentasikan progres dan transformasi. Bahan-bahan lokal diolah kembali melalui pendekatan modern, menciptakan gin yang terasa dekat dan familiar, namun tetap percaya diri di ruang premium.
Bahan botani yang digunakan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia dan disuling di Bali. Dikombinasikan dengan juniper klasik untuk menjaga struktur gin, hasilnya adalah profil rasa yang seimbang dan kompleks, menggabungkan keakraban, karakter, dan kekhasan.
Saka Gin mewakili generasi baru produk Indonesia, yang didefinisikan bukan dari asal-usulnya, melainkan dari bagaimana ia terhubung dengan konsumennya. Premium tidak perlu diajarkan. Ia langsung dikenal.
Pewarta: RilisUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.