Pontianak, Kalbar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di wilayah pedalaman dan kawasan dengan akses terbatas di Kabupaten Sintang.

"Pemerintah Kalbar memprioritaskan peningkatan ruas jalan di Sintang yakni Nanga Mau-Tebidah serta Tebidah-Bunyau. Upaya ini dilakukan untuk mendorong peningkatan mobilitas dan produktivitas masyarakat di daerah pedalaman," kata Kepala Dinas PUPR Kalbar Iskandar Zulkarnaen di Pontianak, Kalbar, Selasa.

Iskandar mengatakan peningkatan ruas jalan Nanga Mau-Tebidah mencakup sepanjang 1,14 kilometer.

Pekerjaan difokuskan pada segmen yang mengalami kerusakan berat dan saat ini telah memasuki tahap persiapan tender fisik dengan pagu anggaran sebesar Rp12 miliar.

"Kita memiliki rencana penanganan efektif untuk ruas jalan Nanga Mau-Tebidah sepanjang 1,14 kilometer dan kita fokuskan pada kerusakan berat," tuturnya.

Hal serupa juga dilakukan pada ruas jalan Tebidah-Bunyau.

Penanganan direncanakan sepanjang 1,14 kilometer dengan fokus pada perbaikan jalan rusak berat.

Paket pekerjaan ini juga telah masuk tahap persiapan tender fisik dengan alokasi anggaran Rp12 miliar.

Iskandar menjelaskan pendekatan pembangunan dilakukan dengan pola fungsional tersebar, yakni memprioritaskan perbaikan pada titik-titik kerusakan paling parah agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, meskipun dilakukan secara bertahap.

"Kita memastikan pembangunan ini segera berprogres pada 2026, dengan fokus pada penanganan jalan yang rusak berat. Meskipun skalanya terbatas, perbaikan dilakukan bertahap agar bisa langsung meringankan beban masyarakat dalam mobilitas," katanya.

Langkah ini mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedalaman.

Selain itu, peningkatan kualitas jalan diharapkan mampu memperkuat konektivitas antardesa dan kecamatan, sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat di Kabupaten Sintang.

"Dengan masuknya kedua paket pekerjaan tersebut ke tahap persiapan tender fisik, pemerintah memastikan proses pembangunan akan segera berlanjut ke tahap pelaksanaan di lapangan pada tahun anggaran 2026," kata dia.



Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026