Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan langsung taklimat kepada para komandan satuan (dansat) TNI dalam acara puncak Apel Dansat TNI Tahun 2026 di Universitas Pertahanan, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Sejumlah persiapan telah digelar menjelang kedatangan Presiden di Kampus Universitas Pertahanan, sebagaimana dibagikan oleh siaran resmi Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis pagi. Beberapa persiapan itu di antaranya dekorasi ruangan yang menampilkan lukisan Presiden Prabowo, kemudian lukisan potret diri Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Lukisan-lukisan itu terpajang di sepanjang area menuju auditorium tempat Presiden Prabowo akan memberikan taklimatnya kepada para komandan satuan TNI hari ini.

Apel Dansat TNI Tahun 2026 digelar secara terpusat di kampus Universitas Pertahanan sejak Rabu (29/4). Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut memberikan materi kepada para komandan satuan TNI. Setidaknya ada sekitar 1.500 komandan satuan dari tiga matra TNI yang mengikuti rangkaian apel selama 2 hari di kampus Unhan.

Beberapa menteri yang mengisi materi itu, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Di lingkungan TNI, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto juga telah memberikan arahan-arahannya secara langsung kepada para komandan satuan. Kemudian, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, kemudian para kepala staf, salah satunya Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga turut memberikan materi kepada para komandan satuan.

Kemudian, dari lingkungan industri pertahanan dan industri strategis nasional, ada juga pengisi materi dari PT Agrinas dan PT Pindad.

Dalam paparannya saat acara, Rabu, Mendagri Tito menyoroti peran aktif TNI dalam membantu pemerintah mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas nasional.

“Inflasi ini saya kira sangat perlu diketahui oleh kita semua, anak-anak bangsa, apalagi jajaran TNI yang merupakan salah satu pilar utama Indonesia. Tidak banyak instansi vertikal yang memiliki organisasi yang sangat rapi, yang sudah well-established dari pusat sampai dengan ke desa-desa (seperti TNI, red.) kata Tito Karnavian.

Menurut Tito, apabila inflasi terkendali, potensi kenaikan harga bahan pokok dan gangguan stabilitas sosial dapat dicegah. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh komponen pemerintah, baik di pusat maupun daerah, termasuk jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menjadi krusial. TNI merupakan bagian dari Forkopimda di daerah-daerah.

“Inflasi penting untuk menjaga ketahanan nasional kita dari infiltrasi atau tekanan dari luar negeri. Kita mungkin tahu bahwa di dalam politik internasional, ini masalah survival bangsa. Menjaga inflasi adalah survival bangsa,” ujar dia.

 



Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026