Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang mendorong Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (ICDN) setempat memperkuat peran dalam pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pelestarian budaya Dayak.
Wali Kota Singkawang, Kalbar, Tjhai Chui Mie, mengatakan organisasi cendekiawan Dayak memiliki posisi strategis dalam menjawab tantangan pembangunan, terutama dalam menciptakan SDM yang unggul dan tetap berakar pada nilai budaya lokal.
“ICDN diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi mampu melahirkan gagasan dan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan SDM,” kata Tjhai Chui Mie di Singkawang, Jumat.
Menurut dia, penguatan SDM menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing daerah di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat.
Ia menilai peran kalangan intelektual Dayak sangat penting dalam menjembatani kearifan lokal dengan inovasi modern, sehingga pembangunan tidak mengabaikan identitas budaya.
“Cendekiawan Dayak harus mampu menjadi motor penggerak dalam membangun SDM yang berkarakter, berdaya saing, dan tetap menjunjung nilai-nilai budaya,” ujarnya.
Selain penguatan SDM, pelestarian budaya Dayak juga menjadi perhatian penting. Pemerintah daerah menilai budaya lokal harus terus dijaga dan diwariskan agar tetap relevan di tengah arus modernisasi.
Dalam konteks tersebut, ICDN diharapkan aktif mengembangkan program edukasi, literasi budaya, serta riset yang mendukung pelestarian tradisi, bahasa, dan nilai-nilai kearifan lokal Dayak.
“Pelestarian budaya bukan sekadar menjaga tradisi, tetapi memastikan nilai-nilai luhur tetap hidup dan menjadi bagian dari pembangunan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran ICDN dalam menjaga kebhinnekaan dan memperkuat persatuan di Kota Singkawang yang dikenal sebagai daerah dengan masyarakat majemuk.
Menurutnya, pendekatan berbasis budaya dapat menjadi salah satu cara efektif dalam membangun harmoni sosial sekaligus memperkuat identitas daerah.
Untuk itu, pemerintah kota mendorong pengurus ICDN periode 2026–2030 memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta berbagai elemen masyarakat.
“Kolaborasi menjadi kunci agar program penguatan SDM dan pelestarian budaya dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pemkot Singkawang berharap ICDN mampu mengambil peran lebih aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berbasis pengetahuan, serta tetap berlandaskan nilai budaya lokal.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026