Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendorong penguatan pendidikan anak usia dini sebagai fondasi mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan sejak usia dini.

“Perlombaan ini dalam rangka memperingati HUT IGTKI-PGRI ke-76 tahun 2026,” ujarnya saat pembukaan lomba antar murid dan guru jenjang TK dan RA dalam rangka peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI di Rumah Adat Melayu Singkawang, Rabu.

Ia mengapresiasi peran dan inovasi para guru TK dan RA yang terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Menurut dia, tema peringatan tahun ini yakni Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sejak jenjang prasekolah.

Asmadi menegaskan program wajib belajar 13 tahun harus disosialisasikan secara optimal agar seluruh anak usia dini dapat mengakses pendidikan TK, baik satu maupun dua tahun masa belajar.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pendidikan berkualitas, meliputi keluarga, masyarakat, sekolah, pemerintah, serta media.

“Berikan masukan dan data agar anak-anak usia TK yang belum terlayani dapat kita jangkau bersama,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi seluruh elemen menjadi kunci dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, terutama melalui penguatan karakter sejak usia dini, termasuk penerapan program tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua IGTKI Singkawang Eka Susiana, mengatakan rangkaian peringatan HUT juga diisi dengan kegiatan sosial seperti pembagian bantuan beras kepada masyarakat kurang mampu, juru parkir, dan panti asuhan.

Selain itu, berbagai perlombaan digelar untuk murid dan guru, antara lain Senam Indonesia Hebat, drum band, serta lomba cipta gerak dan lagu bagi guru.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kreativitas serta mempererat silaturahmi antar lembaga TK dan RA di Kota Singkawang.

“Melalui lomba ini, kami ingin mendorong guru dan murid untuk terus berinovasi dalam pembelajaran,” ujarnya.

 



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026