Bengkayang (ANTARA) - Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis menegaskan, komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
“Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui RPJMD 2025-2029 berkomitmen mengembangkan komoditas pertanian secara terintegrasi dan terarah dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas,” kata Sebastianus Darwis di Bengkayang, Sabtu.
Menurut dia, penguatan sektor pertanian sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bengkayang untuk mewujudkan daerah yang maju, mandiri, sejahtera dan berkelanjutan melalui penguatan ekonomi yang kokoh dan inklusif.
Ia menjelaskan, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi salah satu sektor strategis di Bengkayang karena memberikan kontribusi sebesar 33 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2023.
Komoditas unggulan yang menjadi penopang sektor tersebut antara lain kelapa sawit, kelapa, lada, buah-buahan, sayuran, padi dan jagung.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bengkayang tahun 2025, luas tanam jagung di daerah itu mencapai 24.126 hektare dengan luas panen 25.507 hektare.
“Sementara produktivitas jagung mencapai 45,05 kuintal per hektare dengan total produksi sebesar 113.006 ton pipilan kering,” ujarnya.
Sedangkan untuk komoditas padi, luas tanam tercatat mencapai 19.939 hektare dengan luas panen 21.137 hektare. Produktivitas padi mencapai 31,05 kuintal per hektare dengan total produksi 65.625 ton gabah kering giling.
Sebastianus mengatakan, pengembangan komoditas unggulan, khususnya di kawasan perbatasan Jagoi Babang, diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia menilai kebutuhan pangan saat ini menjadi isu strategis di tengah pertumbuhan penduduk, perubahan iklim dan situasi geopolitik global yang dinamis sehingga pemerintah daerah terus mendorong peningkatan luas tanam, produktivitas dan produksi pertanian.
Bupati juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui APBD 2026 berupa bantuan benih jagung sebanyak 2.250 kilogram untuk lahan seluas 150 hektare serta bantuan benih padi sebanyak 7.500 kilogram bagi masyarakat perbatasan di sejumlah desa di Kecamatan Jagoi Babang.
Selain itu, dia memberikan apresiasi kepada kelompok tani yang terus mengembangkan usaha pertanian di wilayah perbatasan meskipun menghadapi berbagai tantangan infrastruktur dan pemasaran.
Menurut Sebastianus, rencana pembukaan kembali Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang dalam waktu dekat akan menjadi peluang strategis untuk mendorong ekspor hasil pertanian ke negara tetangga.
“Karena itu perlu revitalisasi sarana dan prasarana penunjang seperti jalan raya, jembatan, gudang, cold storage, perizinan, pembiayaan hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kelembagaan ekonomi petani yang berorientasi ekspor,” katanya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, juga mendorong pembangunan kawasan pertanian terintegrasi dan ramah lingkungan berbasis korporasi guna meningkatkan nilai tambah hasil pertanian.
Selain sebagai sektor pangan, pengembangan pertanian di Bengkayang juga dinilai memiliki potensi untuk diintegrasikan dengan sektor pariwisata melalui konsep agrowisata dan ekowisata, terutama di wilayah yang memiliki potensi perkebunan dan wisata alam.
Sebastianus berharap pemerintah pusat dapat terus meningkatkan dukungan anggaran pembangunan daerah disertai pembinaan dan pengawasan yang optimal agar pengembangan sektor pertanian berjalan efektif dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah, pemangku kepentingan dan penyuluh pertanian memperkuat sinergi dalam meningkatkan produksi, produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian.
“Kepada para penyuluh pertanian lapangan, saya berharap terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi pertanian inovatif serta memperkuat pendampingan kepada petani dan kelompok tani,” katanya.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.