Ketap (ANTARA) - Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ketapang menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam lapas melalui layanan penitipan barang yang dibawa seorang pengunjung.
"Penggagalan tersebut terjadi saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang titipan berupa makanan yang ditujukan kepada salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Sabtu (9/5) kemarin," kata Pelaksana Tugas Kepala Lapas Ketapang, Japaham Sinaga di Ketapang, Senin.
Japaham mengatakan pengunjung tersebut datang ke loket penitipan barang dengan membawa makanan berupa wafer, daging ayam, dan nasi.
“Sesuai prosedur keamanan, petugas melakukan pemeriksaan secara teliti terhadap seluruh barang titipan yang masuk ke dalam lapas,” tuturnya.
Saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas mencurigai adanya benda asing di dalam makanan tersebut setelah melihat bayangan klip plastik berwarna putih.
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga kantong klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu serta dua klip berisi pil ekstasi yang disembunyikan di dalam makanan.
Mengetahui adanya barang terlarang tersebut, petugas segera mengamankan barang bukti dan melakukan interogasi terhadap pengunjung yang membawa titipan itu.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan lapas untuk penanganan lebih lanjut.
Sebagai tindak lanjut, pihak lapas berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Ketapang guna menyerahkan barang bukti dan pengunjung yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan narkotika tersebut.
“Pengunjung yang membawa barang tersebut sudah kami amankan dan selanjutnya kami serahkan kepada pihak Polres Ketapang untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Japaham.
Ia menegaskan pihaknya akan terus memperketat pengawasan, khususnya pada layanan kunjungan dan penitipan barang, guna menjaga lingkungan lapas tetap bersih dari peredaran narkotika dan barang terlarang lainnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Barat, Jayanta, mengapresiasi kesigapan petugas Lapas Ketapang dalam menggagalkan upaya penyelundupan tersebut.
Menurut dia, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Barat dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan lapas dan rumah tahanan.
“Ini membuktikan bahwa jajaran Pemasyarakatan Kalimantan Barat serius dan berkomitmen memerangi peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan,” kata Jayanta.
Ia juga meminta seluruh jajaran pemasyarakatan di Kalbar untuk terus meningkatkan kewaspadaan, integritas, dan sinergi dengan aparat penegak hukum guna mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.
Pewarta: Rendra OxtoraUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.