Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang melalui Panitia Gawe Dayak Naik Dango Singkawang XXVI menargetkan sebanyak 20 ribu pengunjung menghadiri perhelatan budaya tahunan yang akan digelar pada 27-31 Mei 2026 di Rumah Adat Dayak Singkawang.

Ketua Panitia Pelaksana Andreas Aan mengatakan, target kunjungan tersebut mengacu pada tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Gawe Dayak Naik Dango pada tahun-tahun sebelumnya.

“Berdasarkan perkiraan kami, dalam satu hari pengunjung yang datang ke Kota Singkawang bisa mencapai sekitar 4.000 orang dan ini berdasarkan pengalaman kami pada event serupa di tahun-tahun sebelumnya,” katanya di Singkawang, Selasa.

Ia menjelaskan meningkatnya minat masyarakat dipengaruhi semakin beragamnya rangkaian kegiatan budaya, hiburan, dan pameran UMKM yang disiapkan panitia pada pelaksanaan tahun ini.  

Menurut dia, kehadiran ribuan pengunjung diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat Kota Singkawang. 

“Kami berharap masyarakat luar yang berkunjung nanti bisa menikmati keindahan dan event yang disuguhkan di Kota Singkawang sehingga bisa memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, dan rumah makan,” ujarnya.  

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, panitia menyiapkan sebanyak 80 stan UMKM di kawasan Rumah Adat Dayak yang akan diisi pelaku usaha lokal dengan berbagai produk unggulan.

Stan tersebut akan menampilkan kuliner tradisional, kerajinan tangan, hingga cenderamata khas Dayak dan Singkawang.  

Andreas mengatakan berdasarkan evaluasi pelaksanaan event sebelumnya, omzet pedagang selama kegiatan berlangsung dapat mencapai sekitar Rp5 juta per hari untuk setiap stan.

Dengan jumlah 80 pelaku UMKM yang terlibat, perputaran uang selama satu hari kegiatan diperkirakan mencapai Rp400 juta.

“Dengan asumsi tersebut, kami memperkirakan transaksi selama lima hari pelaksanaan bisa mencapai miliaran rupiah. Ini tentu menjadi angin segar bagi pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan dampak ekonomi dari Gawe Dayak Naik Dango tidak hanya dirasakan pelaku UMKM di lokasi acara, tetapi juga sektor pendukung lainnya seperti perhotelan, restoran, transportasi, dan jasa pelayanan masyarakat.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya Dayak, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata Kota Singkawang di tingkat regional maupun nasional.

Ke depan, panitia bersama Pemerintah Kota Singkawang berupaya terus meningkatkan kualitas pelaksanaan event agar mampu menarik lebih banyak wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

 



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026