Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang mendukung generasi muda untuk terus melestarikan budaya Dayak melalui pelaksanaan Gawe Dayak Naik Dango XXVI yang akan digelar dengan berbagai kegiatan budaya, perlombaan tradisional, hingga seminar adat.

Ketua Panitia Pelaksana Andreas Aan mengatakan, pelaksanaan Gawe Dayak Naik Dango tahun ini mengangkat tema “Generasi Penerus, Penjaga Adat, Penggerak Masa Depan” sebagai bentuk penguatan peran anak muda dalam menjaga warisan budaya Dayak di tengah perkembangan zaman.

“Tema ini dipilih untuk menegaskan peran generasi muda dalam menjaga kelestarian adat Dayak sekaligus mendorong kemajuan budaya di tengah arus modernisasi,” katanya di Singkawang, Selasa.

Ia menjelaskan Gawe Dayak Naik Dango merupakan tradisi adat masyarakat Dayak sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah.

Menurut dia, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ritual adat, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

“Ritual ini menjadi momen penting bagi masyarakat Dayak untuk berkumpul, mempererat silaturahmi, dan melestarikan nilai-nilai luhur leluhur yang telah diwariskan turun-temurun,” ujarnya.

Andreas mengatakan salah satu fokus utama penyelenggaraan tahun ini adalah menanamkan nilai budaya kepada generasi muda melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan adat dan seni budaya.  

Melalui lomba tradisional, parade budaya, hingga pertunjukan seni, anak-anak dan remaja diajak mengenal, memahami, dan mencintai identitas budayanya sendiri.

“Melalui keterlibatan langsung dalam lomba tradisional dan pertunjukan budaya, generasi muda diharapkan semakin bangga terhadap warisan leluhur yang dimiliki,” katanya.

Selain pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat persatuan masyarakat di Kota Singkawang yang dikenal sebagai daerah multietnis.  

Panitia menilai Gawe Dayak Naik Dango menjadi ruang kebersamaan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan keberagaman budaya di Kota Singkawang.

Andreas berharap Gawe Dayak Naik Dango tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga mampu memperkuat identitas budaya Dayak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal.  

“Dengan rangkaian acara yang padat dan beragam, Gawe Dayak Naik Dango XXVI diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat identitas budaya, mempererat persatuan, dan mendorong kemajuan ekonomi masyarakat Singkawang,” katanya.

Rangkaian kegiatan yang disiapkan dalam perayaan tahun ini meliputi ritual adat naik dango, parade seni dan budaya Dayak, lomba tradisional, pameran UMKM dan kerajinan lokal, hingga karnaval budaya yang akan melintasi sejumlah ruas jalan utama kota.

Selain itu, panitia juga menyiapkan kegiatan sosial berupa layanan kesehatan masyarakat dan donor darah, dan panitia akan menggelar seminar budaya yang membahas tantangan dan strategi pelestarian adat Dayak di era modern.

 

 

 



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026