Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat mulai mematangkan rencana pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia unggul di daerah tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti mengatakan pemkot mengusulkan tiga sekolah sebagai calon lokasi pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi, yakni SDN 94 Singkawang, SMPN 8 Singkawang, dan SMAN 6 Singkawang.
"Ketiga sekolah itu nantinya akan melalui proses verifikasi dan kajian lanjutan, mulai dari aspek administrasi, legalitas aset, status kepemilikan lahan, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung," ujarnya dalam diskusi kelompok terpumpun rencana Sekolah Nasional Terintegrasi di Aula Kartini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang di Singkawang, Rabu.
Ia mengatakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Barat selaku Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah penting untuk menyiapkan legalitas lahan agar pengembangan sekolah tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sengketa aset di kemudian hari.
Ia mengharapkan rencana pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi sejalan dengan arah kebijakan Presiden dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Menurut dia, konsep sekolah tersebut salah satu langkah strategis menghadirkan sistem pendidikan yang lebih modern, terhubung, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang unggul, kompetitif, serta siap menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar rencana ini dapat terwujud,” katanya.
Dia berharap, pengembangan sekolah terintegrasi tidak hanya meningkatkan mutu pembelajaran, tetapi juga memperkuat kesinambungan pendidikan antar-lembaga, mulai dari jenjang dasar hingga menengah.
Selain itu, mendukung pemerataan akses pendidikan berkualitas serta mendorong lahirnya lingkungan belajar yang lebih efektif dan efisien.
Dwi Yanti juga berharap, forum tersebut menghasilkan masukan konstruktif dan langkah nyata sebagai dasar penyusunan rencana pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi di daerah setempat.
Menurut dia, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting agar program tersebut dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Dengan kolaborasi semua pihak, kami berharap program ini dapat menjadi tonggak baru dalam peningkatan mutu pendidikan di Kota Singkawang,” ujarnya.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.