Bengkayang (ANTARA) -

Perum Bulog Cabang Singkawang, Kalimantan Barat, memastikan stok beras di wilayah kota tersebut dan sekitarnya dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

Kepala Bulog Singkawang Noldi Ramayadi, mengatakan saat ini Bulog Singkawang memiliki stok beras sekitar 4.200 ton yang tersimpan di Gudang Kampung Melayu dan Prapakan.

“Untuk Singkawang stok beras ada sebanyak 4.200 ton yang tersimpan di Gudang Kampung Melayu dan Prapakan,” kata Noldi di Singkawang, Sabtu.

Menurut dia, ketersediaan stok tersebut dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.

Selain menjaga ketersediaan beras, Bulog Singkawang juga terus melakukan penyerapan gabah petani selama musim panen berlangsung. Hingga saat ini, Bulog tercatat telah menyerap sekitar 4.600 ton gabah dari petani di wilayah kerja setempat.

Noldi mengatakan penyerapan gabah dilakukan melalui koordinasi bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan Babinsa yang setiap hari memberikan informasi terkait lahan pertanian yang memasuki masa panen.

“Bulog selalu hadir dan bekerja sama dengan PPL dan Babinsa untuk mendapatkan informasi lahan petani yang siap panen sehingga penyerapan gabah bisa terus dilakukan,” ujarnya.

Menurut dia, langkah penyerapan gabah tersebut dilakukan untuk menjaga harga gabah petani tetap stabil sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah.

Selain melakukan penyerapan gabah, Bulog Singkawang juga terus menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan pangan pemerintah, serta minyak goreng rakyat Minyakita kepada masyarakat.

Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan maupun melakukan pembelian berlebihan karena stok beras nasional dan daerah dalam kondisi aman.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir apalagi memborong kebutuhan pokok karena stok beras di Indonesia saat ini aman,” katanya.



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026