Bengkayang (ANTARA) - Sebanyak 100 ton jagung hasil panen raya kuartal II tahun 2026 dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, diekspor ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang.

"Ekspor jagung tersebut menjadi bagian dari penguatan perdagangan komoditas pertanian lintas batas sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional," ujar Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab di Bengkayang, Minggu.

Dia mengatakan pengiriman tersebut merupakan yang pertama dari hasil panen raya jagung kuartal II Tahun 2026 di Bengkayang.

Kapolres mengatakan ekspor jagung tersebut menunjukkan komoditas pertanian dari Bengkayang memiliki potensi bersaing di pasar internasional, khususnya negara tetangga Malaysia.

Menurut dia, ekspor tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil panen petani sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

“Ekspor ini menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, Polri, petani, dan pelaku usaha dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperluas akses pasar hasil pertanian masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan posisi Bengkayang yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadi peluang strategis untuk pengembangan perdagangan komoditas pertanian.

Karena itu, lanjut dia, penguatan sektor pertanian dan distribusi hasil panen perlu terus didorong agar Kabupaten Bengkayang dapat berkembang menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan sekaligus pintu ekspor komoditas pertanian di Kalimantan Barat.

 



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026