Singkawang (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, Kalimantan Barat bersama Aliansi Jurnalis Singkawang (Ajusi) menggelar pelatihan jurnalistik bagi pelajar tingkat SMP sebagai upaya memperkuat literasi media dan kemampuan berpikir kritis generasi muda di era digital.

Ketua Ajusi Hari Kurniathama di Singkawang, Selasa, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan memperkenalkan dasar-dasar jurnalistik kepada pelajar sekaligus membangun kesadaran pentingnya menyampaikan informasi secara akurat dan bertanggung jawab.

“Di era digital sekarang, kemampuan memilah informasi dan memahami cara menulis berita yang benar menjadi sangat penting agar pelajar tidak mudah terpengaruh hoaks,” kata dia.

Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi tentang teknik menulis berita, cara melakukan wawancara, etika jurnalistik, hingga pemanfaatan media sosial secara bijak.

Menurut dia, pelajar perlu didorong tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menghasilkan konten positif yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Kami ingin siswa mampu menjadi produsen informasi yang akurat, berimbang, dan beretika. Harapannya nanti lahir penulis-penulis muda yang aktif di media sekolah maupun media digital pelajar,” ujarnya.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah Disdikbud Singkawang Wisnu Purboyo mengapresiasi keterlibatan Ajusi dalam mendukung peningkatan literasi media di kalangan pelajar.

Ia menilai pelatihan jurnalistik sejalan dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila, terutama dalam membangun karakter bernalar kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan media digital.

“Kami berharap siswa lebih percaya diri menyampaikan gagasan, menulis berbagai kegiatan positif di sekolah, dan menjadi corong informasi yang baik di lingkungan pendidikan,” katanya.

 



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026