Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang terus memperkuat promosi sektor pariwisata melalui pemanfaatan platform digital guna meningkatkan daya saing destinasi wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti di Singkawang, Sabtu, mengatakan perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku sektor pariwisata agar potensi wisata Singkawang semakin dikenal luas dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Menurut dia, Kota Singkawang memiliki potensi wisata unggulan yang beragam, mulai dari wisata budaya, religi, kuliner hingga wisata alam. Namun, potensi tersebut perlu dikemas secara kreatif dan dipromosikan melalui media digital yang sesuai dengan tren wisatawan saat ini.
“Wisatawan sekarang mencari informasi melalui internet dan media sosial. Karena itu, promosi destinasi wisata harus mengikuti perkembangan zaman agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar dia.
Ia juga mengatakan Pemkot Singkawang juga perkuat pelatihan digital marketing sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan pengelola destinasi wisata di daerah tersebut.
Menurut Dwi Yanti, hal tersebut penting dan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Singkawang dalam memperkuat ekosistem pariwisata melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam promosi wisata berbasis digital.
Ia mengatakan digitalisasi promosi wisata diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Singkawang yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah.
" Pemerintah Kota Singkawang akan terus perkuat promosi dan membuka kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk OJK terkait literasi keuangan dan akses permodalan bagi pelaku usaha pariwisata di Singkawang," ujar dia.
Pewarta: NarwatiUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.