Pontianak (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 1 (UPP KLB 1) terus memperkuat pemahaman dan kewaspadaan pegawai terhadap berbagai isu yang berpotensi memengaruhi keamanan serta lingkungan kerja. Sebagai bagian dari upaya tersebut, UPP KLB 1 menggelar Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme secara daring melalui platform Zoom pada 19 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh pegawai UPP Kalimantan Bagian Barat 1 sebagai sarana edukasi untuk memperluas pemahaman mengenai bahaya paham radikalisme dan terorisme, termasuk cara mengenali indikasi awal penyebarannya di lingkungan sosial maupun ruang digital. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan kerja yang aman, harmonis, dan kondusif.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Randy Arlan, S.A.P., Analis Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan BNPT RI. Dalam pemaparannya, peserta memperoleh wawasan mengenai perkembangan isu radikalisme dan terorisme, pola penyebaran yang semakin dinamis, serta pentingnya peran individu dalam memperkuat kewaspadaan dan menjaga persatuan di lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Randy Arlan menyampaikan bahwa upaya pencegahan terhadap paham radikalisme membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk lingkungan kerja.
“Pencegahan radikalisme dan terorisme tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat terkait, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Meningkatkan literasi, membangun sikap kritis terhadap informasi, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai persatuan,” ujarnya.
Sementara itu, Manager UPP Kalimantan Bagian Barat 1, Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat kesadaran pegawai terhadap berbagai isu strategis yang dapat berdampak pada lingkungan kerja.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperluas wawasan pegawai sehingga mampu membangun kewaspadaan serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan produktif,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, General Manager UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo, menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang tidak hanya berfokus pada kinerja, tetapi juga pada penguatan nilai kebangsaan dan kepedulian sosial.
“PLN berkomitmen untuk terus membangun lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan edukatif seperti ini, diharapkan seluruh pegawai memiliki pemahaman yang baik serta mampu menjadi agen positif dalam menjaga persatuan dan mencegah penyebaran paham radikalisme,” tuturnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, PLN UIP Kalimantan Bagian Barat melalui UPP KLB 1 berharap kesadaran dan kepedulian pegawai terhadap pentingnya menjaga lingkungan kerja yang aman dan harmonis dapat terus diperkuat. PLN juga berkomitmen mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya membangun budaya perusahaan yang positif dan berkelanjutan.
Pewarta: DediUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.