Kalbar (ANTARA) - Manajemen Bandara Internasional Supadio menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum kasus dugaan penipuan berkedok bisnis jual beli tiket pesawat online yang tengah ditangani Polres Kubu Raya.

"Manajemen Bandara Internasional Supadio menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan oleh pihak kepolisian," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, di Sungai Raya, Selasa.

Dia menegaskan pihaknya menghormati proses penyelidikan yang dilakukan kepolisian terkait dugaan penipuan yang melibatkan seorang wanita berinisial AS.

Ia menegaskan, oknum yang disebut dalam pemberitaan tersebut bukan merupakan pegawai PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio.

Menurut dia, yang bersangkutan merupakan pegawai dari salah satu perusahaan mitra pihak ketiga yang beroperasi di lingkungan Bandara Supadio.

“Kami memastikan bahwa individu yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut bukan merupakan pegawai PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio. Oknum tersebut adalah pegawai dari salah satu perusahaan mitra pihak ketiga yang beroperasi di lingkungan Bandara Supadio," tuturnya.

Kasus tersebut mencuat setelah sejumlah korban melaporkan dugaan penipuan dengan modus investasi atau bisnis jual beli tiket pesawat online yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan bahwa terduga pelaku berinisial AS telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Benar, yang bersangkutan sudah kami amankan,” kata Ade.

Dari informasi yang dihimpun, para korban diduga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah setelah tergiur penawaran tiket pesawat dengan harga murah yang dijanjikan dapat dijual kembali untuk memperoleh keuntungan.

Namun demikian, pihak kepolisian belum dapat menjelaskan secara rinci terkait total korban maupun jumlah kerugian karena penyelidikan masih berlangsung.

“Sementara kami belum bisa memberikan informasi lebih dalam karena masih dalam proses penyelidikan, termasuk untuk mengetahui total korban yang sudah melapor,” ujar Ade.

Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman kasus dengan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri aliran dana yang diduga berkaitan dengan praktik penipuan tersebut.

Manajemen Bandara Supadio juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi pembelian tiket pesawat secara daring dan memastikan transaksi dilakukan melalui saluran resmi atau agen perjalanan terpercaya.

Selain itu, PT Angkasa Pura Indonesia meminta seluruh pekerja dan perusahaan yang beroperasi di kawasan bandara untuk mematuhi aturan hukum serta menjaga integritas dan nama baik bandara.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme kerja dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa di Bandara Internasional Supadio," kata Maya.



Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026