Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari penguatan dan penggerak ekonomi desa dan upaya memperpendek rantai pasok kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis mengatakan pemerintah daerah menargetkan pada Agustus 2026 sedikitnya tiga unit KDKMP sudah siap beroperasi penuh sebagai model awal penguatan ekonomi berbasis desa di Kabupaten Bengkayang.

"Program strategis ini juga mendapat pengawalan di lapangan oleh aparat TNI melalui para Babinsa di masing-masing desa untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu," ujar Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis di Bengkayang, Kamis.

Darwis mengatakan KDKMP tidak hanya diproyeksikan sebagai bangunan fisik, tetapi sebagai instrumen ekonomi desa yang mampu menyalurkan kebutuhan pokok masyarakat secara lebih efisien.

Menurut dia, keberadaan KDKMP diharapkan dapat memangkas rantai distribusi berbagai kebutuhan dasar seperti sembako, pupuk, hingga gas elpiji yang selama ini melewati jalur panjang distribusi.

“KDKMP ini akan sangat membantu desa dalam memperpendek rantai pasok barang kebutuhan utama seperti pupuk, sembako, hingga gas elpiji. Selain bisa menekan inflasi di daerah, koperasi ini juga dipersiapkan untuk menyuplai kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini berjalan di desa-desa,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah bersama pemerintah desa telah menyiapkan dukungan lahan untuk pembangunan KDMP yang berasal dari aset desa maupun pemerintah daerah, dan nantinya akan diserahkan kepada pengelola koperasi setelah pembangunan rampung.

Bupati juga menilai keberadaan KDMP juga memiliki potensi strategis dalam mendukung program pemerintah pusat, termasuk pemenuhan kebutuhan logistik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan di berbagai wilayah desa.

Dengan percepatan pembangunan dan penguatan tata kelola, Bupati berharap KDKMP menjadi simpul baru ekonomi desa yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus menekan disparitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bengkayang.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Esidorus menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang profesional agar program tersebut tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik.

Ia mengingatkan agar KDKMP benar-benar memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat desa dan tidak berubah menjadi aset yang tidak berfungsi setelah dibangun.

“Harapan kami, KDKMP ini memberikan dampak nyata bagi ekonomi dan sosial masyarakat, dan tidak hanya menjadi monumen cipta karya yang sia-sia. Dengan semangat dari anggota, oleh anggota dan untuk kesejahteraan anggota, KDKMP harus mampu menciptakan ekonomi masyarakat yang lebih baik,” kata Esidorus.



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026