Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, meminta PT PLN (Persero) UP3 Singkawang meningkatkan keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait gangguan kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.

Permintaan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kota Singkawang dan manajemen PLN UP3 Singkawang di Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (3/7).

Wakil Wali Kota Singkawang, Muhammadin, mengatakan pemerintah daerah meminta PLN tidak hanya mempercepat penanganan gangguan, tetapi juga menyampaikan informasi secara jelas mengenai penyebab gangguan, jadwal pemadaman, serta wilayah yang terdampak.

"Melalui koordinasi ini, kami meminta penjelasan menyeluruh dari pihak PLN sekaligus meminta agar informasi terkait jadwal pemadaman maupun penyebab gangguan disampaikan kepada masyarakat dan Pemerintah Kota sehingga masyarakat memperoleh kepastian informasi," katanya.

Ia mengatakan meskipun PLN merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang berada di luar kewenangan pemerintah daerah, Pemkot Singkawang tetap berkewajiban memperjuangkan kepentingan masyarakat agar pasokan listrik dapat segera kembali normal.

Menurut dia, keterbukaan informasi sangat penting untuk mengurangi keresahan masyarakat sekaligus mencegah munculnya spekulasi akibat minimnya informasi.

"Kami memahami keresahan masyarakat, apalagi dampaknya sampai pada pelayanan rumah sakit. Ini yang harus menjadi prioritas karena berkaitan dengan keselamatan pasien," ujarnya.

Muhammadin menambahkan Pemerintah Kota Singkawang akan terus mengawal penyelesaian gangguan kelistrikan tersebut melalui koordinasi dengan PLN dan pihak terkait hingga pelayanan listrik kembali stabil.

Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, menjelaskan gangguan terjadi pada sistem pembangkit yang memasok kebutuhan listrik di Kota Singkawang sehingga berdampak pada pasokan daya.

Ia mengatakan proses perbaikan telah dilakukan sejak sehari sebelumnya, namun sistem belum sepenuhnya pulih sehingga masih diperlukan pemadaman bergilir dengan durasi maksimal sekitar lima jam di sejumlah wilayah.

Menurut dia, PLN mengutamakan pasokan listrik untuk objek vital seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan selama proses pemulihan berlangsung.

PLN juga menyampaikan terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat perbaikan sistem agar pasokan listrik di Kota Singkawang dapat segera kembali normal.

 

 

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Singkawang minta PLN terbuka informasi soal pemadaman listrik

Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026