Singkawang, Kalbar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang menyatakan rumah sakit dan kantor pelayanan publik menjadi prioritas dalam penyaluran pasokan daya listrik di tengah gangguan pada sistem pembangkit yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dua hari ini.

Manajer PT PLN (Persero) UP3 Singkawang, Made Hary Palguna dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Singkawang, TNI dan Polri di Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat, mengatakan gangguan terjadi pada sistem suplai pembangkit yang memasok kebutuhan listrik Kota Singkawang.

"Proses perbaikan telah dilakukan sejak sehari sebelumnya (2/7), namun pasokan listrik belum dapat kembali normal sehingga masih diperlukan pemadaman bergilir dengan durasi maksimal sekitar lima jam di beberapa lokasi," katanya.

Ia mengatakan selama proses pemulihan berlangsung, PLN memprioritaskan pasokan listrik bagi fasilitas vital seperti rumah sakit dan kantor pelayanan pemerintahan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

PLN, kata dia, juga terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat pemulihan sistem sehingga pasokan listrik di Kota Singkawang dapat segera kembali normal.

Dalam rapat tersebut, Kapolres Singkawang AKBP Dody Yudianto Arruan meminta agar pelaksanaan pemadaman dilakukan secara terencana sehingga tidak mengganggu pelayanan di objek-objek vital yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik.

Selain itu, Kapolres juga mendorong PLN menyampaikan informasi rencana pemadaman kepada masyarakat lebih awal agar warga dapat mempersiapkan diri dan tidak menimbulkan keresahan maupun spekulasi.

Senada dengan itu, Dandim 1202/Singkawang Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar meminta PLN memaksimalkan penyebaran informasi melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, sehingga masyarakat memperoleh informasi secara cepat dan akurat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Singkawang Muhammadin meminta PLN meningkatkan transparansi terkait penyebab gangguan, perkembangan perbaikan, jadwal pemadaman dan wilayah yang terdampak.

Menurut dia, keterbukaan informasi diperlukan untuk mengurangi keluhan masyarakat sekaligus mencegah munculnya kepanikan akibat ketidakpastian selama proses pemulihan pasokan listrik berlangsung.

"Kita harapkan rapat koordinasi ini dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Singkawang, TNI, Polri, dan PLN dalam mempercepat penanganan gangguan kelistrikan serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal," ujarnya.

 



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026