Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan berbagai program kemanusiaan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin pada pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) VIII PMI di Palangka Raya, Senin mengatakan pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung berbagai program kemanusiaan yang dijalankan PMI karena dinilai memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat.

"Pemkot Palangka Raya berkomitmen terus mendukung program-program kemanusiaan PMI. Kehadiran PMI sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Palangka Raya," katanya.

Pemerintah Kota Palangka Raya memandang kolaborasi dengan PMI sebagai bagian penting dalam memperkuat layanan kemanusiaan yang menjangkau masyarakat secara cepat dan tepat. Sinergi tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap berbagai kegiatan, seperti penyediaan layanan donor darah, edukasi kebencanaan, bantuan bagi kelompok rentan, hingga penanganan keadaan darurat yang membutuhkan respons cepat.

Menurut Fairid, penguatan kemitraan antara pemerintah daerah dan PMI juga diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks, baik akibat bencana alam maupun kondisi sosial.

Karena itu, ia berharap koordinasi dan kolaborasi lintas sektor terus ditingkatkan agar program-program kemanusiaan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kota Palangka Raya.

"Selama ini PMI tidak hanya aktif dalam penyediaan layanan donor darah, tetapi juga terlibat dalam penanggulangan bencana, aksi sosial, serta berbagai kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," katanya.

Wali Kota Palangka Raya periode kedua ini juga berharap kepengurusan PMI Kota Palangka Raya yang akan terpilih melalui Musyawarah Kota VIII mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Dengan adanya musyawarah ini diharapkan PMI Kota Palangka Raya semakin kuat dan mampu menjawab tantangan kemanusiaan di masa mendatang," kata Fairid.

Musyawarah Kota VIII PMI digelar sebagai forum organisasi untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja dan kinerja kepengurusan periode sebelumnya, sekaligus memilih ketua serta menyusun program kerja lima tahun mendatang.

Pemerintah Kota Palangka Raya menilai penguatan kelembagaan PMI menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, memperluas pelayanan donor darah, serta mendorong tumbuhnya semangat kerelawanan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PMI Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, anggota DPRD Kota Palangka Raya, kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, serta jajaran pengurus dan relawan PMI Kota Palangka Raya.



Pewarta: Rendhik Andika
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026