"Sekolah Tinggi Teologi Grace International telah turut mengambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kontribusi lembaga seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk mendukung peningkatan Indeks Pembang

Pontianak (ANTARA) - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mendorong lembaga pendidikan keagamaan berperan lebih besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah melalui penguatan karakter, integritas, dan kompetensi generasi muda.

"Pembangunan manusia tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga membutuhkan pembentukan moral, kepedulian sosial, serta nilai-nilai spiritual agar mampu menjawab tantangan perkembangan zaman," kata Krisantus saat menghadiri syukuran wisuda doktoral pimpinan Sekolah Tinggi Teologi Grace International di Kampus STT Grace International, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Selasa.

Ia mengatakan lembaga pendidikan keagamaan memiliki posisi strategis dalam mencetak manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Gelar akademik tertinggi bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membawa tanggung jawab moral untuk melahirkan gagasan yang ilmiah, konstruktif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan," katanya.

Menurut Krisantus, seseorang yang telah mencapai jenjang pendidikan doktoral diharapkan mampu menghadirkan pemikiran yang komprehensif berdasarkan kajian akademis, analisis empiris, serta kondisi aktual masyarakat sehingga ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat luas.

"Kalau namanya sudah doktor, saya yakin dan percaya memiliki pemikiran yang konstruktif dan holistik yang didasari oleh kajian akademis, analisis empiris maupun kondisi aktual, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan untuk kemajuan masyarakat," ujarnya.

Ia berharap STT Grace International terus berkembang menjadi pusat pendidikan dan pelayanan yang mampu melahirkan lulusan berkualitas, memiliki semangat melayani, serta berkontribusi dalam memperkuat kerukunan umat beragama dan kehidupan sosial yang harmonis.

Krisantus menilai keberadaan lembaga pendidikan seperti STT Grace International turut mendukung upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan karakter masyarakat.

"Sekolah Tinggi Teologi Grace International telah turut mengambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kontribusi lembaga seperti ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sanggau dan Kalimantan Barat secara keseluruhan," katanya.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus mendorong penguatan sektor pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan, sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial.

Sementara itu, STT Grace International selama ini berperan dalam mencetak tenaga pendidik, pelayan gereja, dan tokoh-tokoh teologi yang diharapkan mampu mengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Sanggau Yohanes Ontot beserta jajaran, kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan perguruan tinggi, serta para tamu undangan.

Baca juga: Wagub Kalbar ajak pemuda Kalbar kuasai teknologi dan pendidikan

Baca juga: Wagub Kalbar ajak ICDN Jadi penggerak pembangunan



Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026