Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pertanian Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) fokuskan pada program peningkatan produksi pangan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung swasembada pangan di wilayah setempat tahun 2026.
"Peningkatan tersebut dilakukan melalui optimalisasi lahan dan peningkatan luas tanam dan indeks pertanaman," kata Kepala Distan Kobar Riza Pahlevi di Pangkalan Bun, Senin.
Dia menambahkan bahwa pada program peningkatan produksi pangan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat, pihaknya juga menyediakan benih unggul padi seluas 351 hektar, pupuk serta alat dan mesin pertanian (Alsintan).
Dia mengatakan, dalam melancarkan keberlangsungan program tersebut, terdapat berbagai upaya pendukung. Diantaranya pendampingan intensif Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan penguatan kelembagaan petani.
"Hal tersebut guna meningkatkan produktivitas serta mendukung tercapainya swasembada pangan daerah dan nasional," ucapnya.
Riza menyebutkan, bahwa luas lahan sawah eksisting di Kabupaten Kobar saat ini tercatat sekitar 351 hektar, yang tersebar di beberapa kecamatan di Kotawaringin Barat.
Adapun kecamatan tersebut yaitu di Kecamatan Pangkalan Banteng, Pangkalan Lada, Kotawaringin Lama, dan Kecamatan Kumai. Di mana empat kecamatan tersebut yang selama ini menjadi wilayah sentra produksi padi di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Selain itu, untuk pelaksanaan cetak sawah baru tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kobar melalui Dinas Pertanian, telah mengusulkan program cetak sawah seluas 140,4 hektar yang berlokasi di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Pangkalan Lada.
"Namun hingga saat ini, usulan tersebut masih menunggu tindak lanjut dan persetujuan dari pemerintah pusat, sehingga pelaksanaannya belum dapat dipastikan," ungkapnya.
Kepala Distan Kobar itu pun berharap usulan tersebut dapat memperoleh persetujuan, mengingat penambahan luas sawah merupakan salah satu langkah strategis.
"Terutama dalam meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung program swasembada pangan nasional," kata Riza Pahlevi.
Pewarta: Rendhik AndikaUploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.