Singkawang (ANTARA) - Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, mendorong optimalisasi penataan ruang Kawasan Kuala melalui sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna mewujudkan kawasan yang lebih aman, tertata, serta mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Singkawang Dwi Yanti mengatakan pemerintah daerah saat ini tengah mematangkan draf nota kesepakatan dengan Kementerian PU sebagai dasar pelaksanaan penguatan infrastruktur dan penataan ulang Kawasan Kuala.

"Rapat ini bertujuan mematangkan draf nota kesepakatan antara Pemerintah Kota Singkawang dan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai langkah percepatan optimalisasi penataan Kawasan Kuala," kata Dwi usai mengikuti rapat secara daring di TCM Room Kantor Wali Kota Singkawang, Kamis.

Ia mengatakan penataan Kawasan Kuala telah dimulai sejak 2020 melalui dukungan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Barat pada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU.

Melalui program tersebut, pemerintah berhasil membangun promenade dan ruang terbuka publik di sepanjang tepian Kuala yang menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Namun, lanjut dia, kondisi penurunan tanah yang terjadi pada sebagian kawasan mengharuskan pemerintah menutup sementara akses menuju kawasan tersebut sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kota Singkawang mengusulkan optimalisasi penataan ruang melalui penguatan konstruksi kawasan, perbaikan sistem drainase, serta perkuatan tanah agar kawasan dapat dimanfaatkan kembali secara aman dan berkelanjutan.

Menurut Dwi, penataan ulang tersebut tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas ruang publik, memperkuat fungsi kawasan tepian air (waterfront), serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata.

Selain itu, penataan kawasan diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM kuliner, ekonomi kreatif, dan sektor pariwisata yang sebelumnya berkembang di kawasan tersebut.

"Pemerintah Kota Singkawang berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi penataan Kawasan Kuala sehingga kembali menjadi ruang publik yang aman, nyaman, representatif, sekaligus menjadi salah satu ikon wisata dan penggerak ekonomi daerah," katanya.

Melalui optimalisasi penataan ruang tersebut, Pemkot Singkawang menargetkan Kawasan Kuala menjadi kawasan waterfront yang berkelanjutan, memiliki nilai estetika, meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

 

 



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026