Bengkayang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bengkayang meluncurkan gerakan pemanfaatan telepon seluler (HP) Ramah Digital di satuan pendidikan sebagai upaya membangun budaya penggunaan gawai yang sehat, aman, produktif, dan bertanggung jawab bagi peserta didik.

Peluncuran gerakan tersebut dilakukan Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis bertepatan dengan pelaksanaan apel serentak awal masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Bengkayang, Senin.

Sebastianus mengatakan telepon seluler telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari peserta didik sehingga diperlukan kebijakan yang tidak hanya berorientasi pada pembatasan penggunaan gawai, tetapi juga mendorong pemanfaatannya sebagai media pembelajaran.

"Yang perlu kita bangun bukanlah larangan semata, melainkan budaya digital yang sehat, aman, produktif, dan bertanggung jawab," katanya.

Ia mendorong peserta didik memanfaatkan telepon seluler untuk mengakses sumber belajar, meningkatkan literasi digital, mengembangkan kreativitas, mendukung pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (AI), serta menghasilkan karya-karya digital yang positif.

Menurut dia, keberhasilan gerakan tersebut memerlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam melakukan pendampingan penggunaan gawai.

"Kepada para orang tua, saya berharap dapat terus mendampingi dan mengawasi penggunaan gawai di rumah sehingga kita dapat mewujudkan ekosistem pendidikan yang ramah digital," ujarnya.

Sebastianus menegaskan pemanfaatan teknologi digital harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter peserta didik agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui Gerakan HP Ramah Digital, pemerintah daerah berharap lahir generasi Bengkayang yang memiliki kecakapan digital, berkarakter, berbudaya, serta siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi di masa depan.

Ia mengajak seluruh sekolah menggaungkan semangat "HP untuk Belajar, Berkarya, dan Membangun Karakter" sebagai bagian dari transformasi pendidikan menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bengkayang.



Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026